Jumat, 09 Oktober 2026
05:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Wing Udara 2.1 Heli

Wing Udara 2.1 Heli

Bagikan:
Wing Udara 2.1 Helikopter
Lanud Atang Sendjaja
250px-Lambang_Wing_Udara_2.1_Heli_Koopsau.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Wing Udara 2.1
Dibentuk25 Mei 1965
Negara Indonesia
Cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Air_Force.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Udara
Tipe unitSatuan Helikopter
Bagian dari Grup 2/Heli
MarkasKabupaten Bogor, Jawa Barat
MotoParna Sarva Artham
MaskotBanteng Bersayap
Ulang tahun25 Mei
Helikopter operasional
Situs webwww.tni-au.mil.id

Wing Udara 2.1 Helikopter adalah satuan pelaksana di bawah Grup 2/Heli Komando Operasi Angkatan Udara di Lanud Atang Senjaya, yang berkedudukan langsung di bawah Komandan Grup 2 Heli.[1] Wing 2.1 bertugas menyelenggarakan pembinaan teknis dalam rangka kesiapan operasi awak pesawat Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8. Disamping tugas-tugas tersebut, Wing 2.1 juga mempunyai fungsi sebagai:

  1. Penyelenggara pembinaan teknis dalam penyiapan Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8 yang berada dalam jajarannya.
  2. Melaksanakan pembinaan Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8 agar dapat mempertahankan dan mempertinggi kemampuan operasional.
  3. Merencanakan dan melaksanakan latihan dalam Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8. Agar setiap saat mampu mendukung pelaksanaan operasi.
  4. Melaksanakan operasi-operasi udara.
  5. Mengumpulkan dan merekam data guna penyempurnaan taktik dan teknik operasi dan latihan.

Wing Udara 2.1 Helikopter bermarkas di Lanud Atang Senjaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Satuan

Sejarah

Reorganisasi TNI Angkatan Udara mengharuskan perubahan terhadap struktur organisasinya, sehingga pada tanggal 28 Maret 1985 Wing Operasi 004 dibubarkan, semua personel dan fasilitasnya diserahkan kepada Lanud Atang Sendjaja. Pembubaran Wing Operasi 004 berdasarkan Instruksi Kasau Nomor: Ins/03/III/1985 tanggal 12 Maret 1985, sejalan dengan reorganisasi TNI AU. Selanjutnya Skadron Udara 6, Skadron Udara 7 dan Skadron Udara 8 dijadikan sebagai satuan pelaksana operasi Lanud Atang Sendjaja. Peleburan dan penggabungan Wing Operasi 004 ke Lanud Atang Sendjaja berlaku efektif sejak tanggal 1 April 1985. Dengan sendirinya seperti Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 7, Skadron Udara 8 merupakan satu bagian dari satuan pelaksana Lanud Atang Sendjaja. Perkembangan global yang terjadi dewasa ini mengharuskan TNI khususnya TNI Angkatan Udara menyesuaikan diri terhadap setiap perubahan yang terjadi, sehingga dituntut untuk mengadakan penyempurnaan terhadap struktur organisasinya. Setelah hampir dua windu organisasi wing tidak ada di jajaran TNI Angkatan Udara, maka berdasarkan instruksi Kepala Staf TNI Angkatan Udara Nomor: Ins/2/II/2000, tanggal 28 Februari 2000 tentang pembentukan Wing dalam jajaran Komando Operasi TNI AU, mengaktifkan kembali fungsi dan organisasi Wing 004 di lingkungan Lanud Atang Sendjaja dengan nama Wing 4 yang bertugas di bidang latihan sekaligus kembali membawahi Skadron Udara 6 dan 8. Adapun yang dipercaya menjadi Komandan Wing yang pertama adalah Kolonel Pnb Sujono.[2] Pada tanggal 29 Januari 2026, seiring adanya pembentukan Grup 2/Heli Komando Operasi Angkatan Udara sebagai rangkaian dalam validasi organisasi TNI AU, Wing Udara 4 Helikopter dilikuidasi ke Grup 2 Helikopter Koopsau dan resmi berubah nama menjadi Wing Udara 2.1 Helikopter.[3][4][5][6]

Komandan

Di dalam operasionalnya, Wing Operasi 004 telah mengalami beberapa kali pergantian pucuk pimpinannya antara lain:

Wing Ops 004/Helikopter

  1. Kolonel Udara Soewoto Sukendar, (Mei 1965 - Januari 1966)⭐⭐⭐⭐
  2. Kolonel Udara Slamet Sutopo, (Januari 1966 - Juni 1966)
  3. Kolonel Udara Suti Harsono, (Juni 1966 - September 1967)
  4. Kolonel Udara Imam Suwongso, (September 1967–Desember 1968)
  5. Mayor Udara SP. Oetomo, (Desember 1968 - Mei 1971)
  6. Letkol Pnb Maman Suparman, (Mei 1971–Maret 1975)
  7. Letkol Pnb Soekono Karsoatmo, (Maret 1975–Desember 1978)
  8. Kolonel Pnb Suhardono, (Desember 1978–Mei 1981)
  9. Kolonel Pnb Komar Somawiriya, (Mei 1981–April 1985)

Wing Udara 4/Helikopter

  1. Kolonel Pnb Sujono (Februari 2000 –)
  2. Kolonel Pnb Hari Budianto (– 2010)⭐⭐
  3. Kolonel Pnb Irwan Is Dunggio, S.Sos. (2010)⭐⭐
  4. Kolonel Pnb Suparmono (2010–2012)⭐⭐
  5. Kolonel Pnb Eding Sungkana (2012)⭐⭐
  6. Kolonel Pnb Tahyodi, S.AP. (2012 - 2013)⭐
  7. Kolonel Pnb Fachrizet S.Sos. (2013 - 2014)⭐⭐
  8. Kolonel Pnb Tarjoni, S.Sos. (2014 - 2015)⭐
  9. Kolonel Pnb M. Dadan Gunawan (2015 - 2016)
  10. Kolonel Pnb Hendro Arief H, S.Sos. (2016 - 2017)⭐
  11. Kolonel Pnb Bambang Juniar Djatmiko (2017 - 2018)⭐
  12. Kolonel Pnb Muzafar, S.Sos., M.M. (2018 - 2019)
  13. Kolonel Pnb A.F Picaulima (2019 - 2021)
  14. Kolonel Pnb R. Endri Kargono, S.M., M.Han. (2021 - 2022)
  15. Kolonel Pnb Agni Prayogo, S.E. (2022 - 2023)
  16. Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya M.M.S (2023 - 2024)
  17. Kolonel Pnb David Dwi Martin Warkinanto (2024 - 2025)

Wing Udara 2.1/Helikopter

  1. Kolonel Pnb Yoseph Frits Dehaan (2025 - Sekarang)

Galeri

500px-Peresmian_Wing_Udara_Koopsau.webp?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Upacara “Likuidasi dan Peresmian Wing Udara serta Satuan Antariksa Koops Udara Nasional (Koopsudnas)” yang berlangsung di Mabesau, 29 Januari 2026. (Foto: Dok. Dispenau)

Referensi

  1. ↑ ""Perkembangan Skadron-Skadron TNI Angkatan Udara"". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-07-05. Diakses tanggal 2016-01-28.
  2. ↑ "Wing Operasi 004 Helikopter" website tni-au.mil.id
  3. ↑ nst (2026-01-30). "KSAU Resmikan 10 Wing Udara untuk Perkuat Efektivitas Operasi Udara TNI AU - Indonesiadefense.com | Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini Hankam Dan TNI %". Indonesiadefense.com | Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini Hankam Dan TNI. Diakses tanggal 2026-01-30.
  4. ↑ "Kasau Resmikan 10 Wing Udara dan Satuan Antariksa Koopsudnas". tni-au.mil.id. Diakses tanggal 2026-01-30.
  5. ↑ "Kasau Restrukturisasi Kekuatan Udara: 10 Wing Baru dan Satuan Antariksa Resmi Mengudara – GARUDA TV". 2026-01-30. Diakses tanggal 2026-01-30.
  6. ↑ Komando, Portal (2025-09-12). "Kasau Pimpin Upacara Peresmian Satuan Baru dan Alih Kodal Jajaran TNI AU". Diakses tanggal 2026-01-24.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Tentara Nasional Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan