Rabu, 28 Oktober 2026
15:59 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
William Penney, Baron Penney

William Penney, Baron Penney

Bagikan:
Untuk orang-orang dengan nama yang sama, lihat William Penney (disambiguasi).
The Lord Penney
250px-William_Penney.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1909-06-24)24 Juni 1909
Meninggal3 Maret 1991(1991-03-03) (umur 81)
East Hendred,[1] Oxfordshire, Inggris, Britania Raya
KewarganegaraanBritish
AlmamaterImperial College London
Universitas London
Dikenal karenaProgram nuklir Inggris
Karier ilmiah
BidangMatematika
Tempat kerjaAtomic Weapons Research Establishment
Komisi Energi Atom AS
Otoritas Energi Atom U.K.
Laboratorium Nasional Los Alamos
Imperial College London
University of Oxford
Universitas Cambridge
Universitas Wisconsin–Madison

William George Penney, Baron Penney OMKBEFRSFRSE[2] (24 Juni 1909 – 3 Maret 1991), adalah seorang matematikawan dan profesor fisika matematis Inggris di Imperial College London dan kemudian rektor Imperial College. Ia dikenal karena peran utamanya dalam pengembangan program nuklir Inggris, sebuah program yang dimulai pada 1942 saat Perang Dunia II (Tube Alloys) dan memproduksi bom atom Inggris pertama pada 1952 (High Explosive Research).[3]

Catatan

  1. ↑ New York Times obituary
  2. ↑ Sherfield, L. (1994). "William George Penney, O. M., K. B. E. Baron Penney of East Hendred. 24 June 1909-3 March 1991". Biographical Memoirs of Fellows of the Royal Society. 39: 282–226. doi:10.1098/rsbm.1994.0017.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. ↑ Peierls, Rudolf (Oktober 1991). "Obituary: William George Penney". Physics Today. 44 (10): 138–142. Bibcode:1991PhT....44j.138P. doi:10.1063/1.2810303. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-04. Diakses tanggal 2015-12-14.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan