Rabu, 04 November 2026
00:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Wilayah Merdeka Trieste

Wilayah Merdeka Trieste

Bagikan:
Wilayah Merdeka Trieste
stay different stay the same
Svobodno tržaško ozemlje
Slobodni teritorij Trsta
1947–1954
Bendera resmi Wilayah Merdeka Trieste
Bendera
Lambang Trieste
Lambang
Lokasi  Wilayah Merdeka Trieste  (center of red circle)di Eropa  (dark grey)
Lokasi  Wilayah Merdeka Trieste  (center of red circle)

di Eropa  (dark grey)

StatusWilayah berdaulat di bawah tanggungjawab langsung Dewan Keamanan PBB
Ibu kotaTrieste
Bahasa umumInggris (administratif) ·Italia ·Slovenia ·Kroasia ·Trieste
Agama Katolik, Ortodoks Yunani, Ortodoks Serbia, Yudaisme
DemonimTriestine
PemerintahanPemerintahan militer sementara
di bawah kendali Dewan Keamanan PBB
• 1947–1951
Terence Sydney Airey
Mirko Lenac
• 1951–1954
Thomas Winterton
Miloš Stamatović
LegislatifDewan pemerintahan (tidak pernah ditunjuk)
Majelis populer (tidak pernah dipilih)
Pendirian
Sejarah 
10 Januari 1947
10 Februari 1947
• Didirikan
1947
• Dibubarkan
1954
Mata uangLira Italia (zona A)
Lira Trieste (zona B)[1]
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Italia (1861–1946)
Republik Federal Sosialis Yugoslavia
Italia
Sekarang bagian dari Kroasia
 Italia
 Slovenia

Wilayah Merdeka Trieste (bahasa Italia:Territorio libero di Trieste, bahasa Slovenia:Svobodno tržaško ozemlje; bahasa Kroasia:Slobodni teritorij Trsta; Trieste dan Istria: Teritorio Libero de Trieste) adalah wilayah berdaulat yang terletak di antara Italia utara dan Yugoslavia. Wilayah ini berada di bawah tanggungjawab langsung Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah berakhirnya Perang Dunia II.

250px-Free_Territory_of_Trieste_Map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta wilayah, menunjukkan dua zona

Wilayah Merdeka Trieste didirikan pada tanggal 10 Februari 1947 berdasarkan protokol Traktat Perdamaian dengan Italia, dengan maksud untuk mengakomodasi populasi Trieste yang memiliki keanekaragaman etnis dan budaya dalam satu negara berdaulat yang netral. Teritori ini juga didirikan untuk meredakan sengketa wilayah antara Italia dan Yugoslavia yang disebabkan oleh letak Trieste yang strategis dalam perdagangan dengan Eropa Tengah. Trieste terbagi menjadi dua wilayah:

  • Zona A yang terdiri dari kota pelabuhan Trieste dan pesisir di barat laut
  • Zona B yang terdiri dari sebagian kecil semenanjung Istria

Wilayah Merdeka Trieste kemudian diambil alih dan dibagi oleh kedua tetangganya pada tahun 1954, yang kemudian diresmikan dalam Traktat Osimo pada tahun 1975, yang kemudian diratifikasi pada tahun 1977. Zona A menjadi milik Italia sedangkan zona B masuk kedalam Yugoslavia.[2][3][4]

Catatan kaki

  1. ↑ "A/AC.25/Com.Jer/W.4". United Nations. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-06. Diakses tanggal 5 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Drašček, Nuša. "Slovenska zahodna meja po drugi svetovni vojni", diplomsko delo, Univerza v Ljubljani, Ljubljana, 2005
  3. ↑ Linden, Ronald Haly (2002). Norms and Nannies: The Impact of International Organizations on the Central and East European States (dalam bahasa Inggris). Rowman & Littlefield. ISBN 9780742516038.
  4. ↑ Valussi, Pacifico; Ressmann, Costantino (1861). Trieste e l'Istria e loro ragioni nella quistione italiana (dalam bahasa Italia). Presso la liberia Brigola.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Free Territory of Trieste.

45°41′N 13°45′E / 45.68°N 13.75°E / 45.68; 13.75

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan