Jumat, 16 Oktober 2026
13:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Farnese

Farnese

Bagikan:
250px-Palazzo_Farnese.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Istana keluarga raja Farnese di Parma.

Farnese adalah nama dari keluarga raja Italia yang memerintah daerah Parma dan Piacenza.[1] Alessandro Farnesa (1468-1549), salah satu keturunan dari keluarga ini, terpilih menjadi Paus Paulus III pada tahun 1534.[1] Sebelumnya dia adalah seorang kardinal pada usia 25 tahun, dan dipilih menjadi seorang paus pada tanggal 13 Oktober 1534, setelah melakukan diskusi dengan pihak Prancis dan kerajaan Italia.[1] Karena semangat nepotisme yang tinggi, Paulus III, atas rapat yang diselenggarakan pada tanggal 19 Agustus 1545, Ia memecah Parma dan Piacenza dari dominasi kepausan dan menjadikan kedua daerah tersebut berdiri dengan otonomi dan penguasa masing-masing.[1]

Selanjutnya, Pier Luigi, anak kandung dari Paulus dan istri yang tidak diketahui namanya, menjadi penguasa Parma dan Piacenza pada tahun 1545 dan Ia meletakkan dasar hukum pemerintahan Kerajaan Farnese Parma sampai tahun 1531.[2] Dia meninggal terbunuh oleh lawan politiknya, dan pemerintahannya digantikan oleh anaknya Ottavio (1542-1586) yang menjadikan Parma ibu kota dan meneruskan perjuangan ayahnya dalam upaya konsolidasi dan bertahan dari para tokoh feodal.[2]

Adipati ketiga, Alessandro (1545-1592), anak dari Ottavio, adalah anggota pria yang paling berbeda di keluarga Farnese.[2] Tinggal di kerajaan Madrid, tempat di mana Ia menyandang status sandera menurut klausul perjanjian Ghent.[2] Kariernya berfokus pada militer, dan setelahnya ayahnya meninggal, Ia memimpin komando tentara Spanyol di Flanders berdasarkan perintah raja Philip II.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 Shadily, Hassan.Ensiklopedia Indonesia. Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve.
  2. 1 2 3 4 5 "Farnese Family". Britannica. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2009-09-23. Diakses tanggal 31 Juni.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan