Selasa, 03 November 2026
07:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Wadi Feiran

Wadi Feiran

salah satu sungai di dunia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Wadi Faran.
330px-W%C3%A2dy_Feir%C3%A2n._The_rock_supposed_to_have_been_struck_by_Moses_is_in_the_right-hand_forground._The_Arabs_call_it_Hesy_el_Khattatin_%28NYPL_b10607452-80755%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
WEBSTER(1830) 2.210 Wadi Feiran
WEBSTER(1830) 2.210 Wadi Feiran

Wadi Feiran adalah sebuah wadi (lembah atau sungai kering) terbesar dan terlebar di Sinai. Wadi tersebut timbul dari pegunungan di sekitaran Monasteri Santa Katarina, di ketinggian 2500 m di atas permukaan laut.[1] Menurut Perjanjian Lama, tempat tersebut adalah tempat dimana Musa memukul sebuah batu dan menciptakan mata air untuk menyediakan air minum kepada orang-orang.[2]

Referensi

  1. ↑ Zahran, M.A.; Willis, A.J. (Maret 14, 2013). The Vegetation of Egypt. Springer Science & Business Media. hlm. 285. ISBN 9789401580663. Diakses tanggal 7 November 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Berrett & al. (1996), hlm. 315.

Daftar pustaka

Pranala luar


28°43′07″N 33°37′13″E / 28.7187°N 33.6202°E / 28.7187; 33.6202

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan