Jumat, 30 Oktober 2026
16:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Max Corden

Ekonomi Australia

Bagikan:
W. Max Corden
Lahir(1927-08-13)13 Agustus 1927
Meninggal21 Oktober 2023(2023-10-21) (umur 96)
Melbourne, Victoria, Australia
PekerjaanEkonom
Pasangan menikahDorothy Corden (dec.)
AnakJane Corden (dec.)
Situs webhttp://www.maxcorden.com/

Warner Max Corden AC (13 Agustus 1927 – 21 Oktober 2023) adalah seorang ekonom Australia. Ia banyak dikenal karena karyanya tentang teori proteksi perdagangan, termasuk pengembangan model Penyakit Belanda dalam perdagangan internasional.[1] Ia juga aktif di bidang sistem moneter internasional, kebijakan makroekonomi negara berkembang dan ekonomi Australia.[2] Corden, aslinya orang Jerman, beremigrasi dari Nazi Jerman ke Melbourne pada tahun 1939.

Catatan

  1. ↑ See for example Neville R. Norman (2007), The contribution of Australian economists: the record and the barriers in Economic Papers (Economic Society of Australia) or William Coleman (2006), A Conversation with Max Corden, Economic Record 82 (259), 379–395.
  2. ↑ Examples of most relevant work could be Corden W.M., Neary J.P. (1982). "Booming Sector and De-industrialisation in a Small Open Economy." The Economic Journal 92 (December): 829-831. Or Corden, W.M. (1984). "Boom Sector and Dutch Disease Economics: Survey and Consolidation." Oxford Economic Papers 36: 362.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan