Sabtu, 17 Oktober 2026
17:28 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Voorcompagnie

Voorcompagnie

Bagikan:
500px-De_terugkomst_in_Amsterdam_van_de_tweede_expeditie_naar_Oost-Indi%C3%AB%2C_Hendrik_Cornelisz_Vroom%2C_1599%2C_Rijksmuseum_SK-A-2858.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kembalinya ekspedisi Jacob van Neck pada tahun 1599, lukisan karya Cornelis Vroom

Voorcompagnie (bentuk jamak: voorcompagnieën, secara harfiah berarti "prakompeni" atau "praperusahaan") adalah nama yang mengacu kepada perusahaan-perusahaan Republik Belanda yang berdagang di Asia dari tahun 1594 hingga 1602, sebelum semua perusahaan ini digabung menjadi Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC). Perusahaan-perusahaan ini didanai oleh para pedagang kaya. Akibat persaingan di antara perusahaan-perusahaan ini, pemerintah Belanda memaksa mereka untuk bergabung menjadi VOC. Sebagai gantinya, perusahaan ini mendapatkan hak eksklusif untuk berdagang di Asia.[1]

Sejarah

Tujuh tahun sebelum didirikannya VOC, terdapat 12 voorcompagnieën yang telah dibentuk:

  • Delftse Vennootschap
  • Veerse Compagnie (Perusahaan Veere)
  • Middelburgse Compagnie (Perusahaan Middelburg)
  • Verenigde Zeeuwse Compagnie (Perusahaan Bersatu Zeeland)

Catatan kaki

  1. ↑ Gaastra, F., De VOC en het Aziatische handelssysteem (1992)

Daftar pustaka

  • Unger, W.S. (1948) De oudste reizen van de Zeeuwen naar Oost-Indië. De Linschoten-Vereeniging LI. Den Haag: Martinus Nijhoff.
  • Jonge, Jhr. Mr. J.K.J. de (1862) De opkomst van het Nederlandsch gezag in Oost-Indië, (1595-1610) Eerste deel Den Haag: Martinus Nijhoff
  • Wijnroks, E.H. (2003) Handel tussen Rusland en de Nederlanden, 1560-1640 Hilversum
  • Gaastra, F. (2009) Geschiedenis van de VOC, p. 17-22.
  • Witteveen, M. (2002) Een onderneming van landsbelang. De oprichting van de Verenigde Oostindische Compagnie in 1602
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan