Sabtu, 24 Oktober 2026
20:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pengadilan Rakyat (Jerman)

Pengadilan Rakyat (Jerman)

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Pengadilan Rakyat (Bayern).
250px-Bundesarchiv_Bild_151-39-23%2C_Volksgerichtshof%2C_Reinecke%2C_Freisler%2C_Lautz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah sesi Pengadilan Rakyat, yang mengadili para konspirator rencana 20 Juli, 1944. Dari kiri: General der Infanterie Hermann Reinecke; Dr. Roland Freisler, ketue pengadilan; Ernst Lautz, ketua jaksa umum

Pengadilan Rakyat (bahasa Jerman:Volksgerichtshof) adalah sebuah Sondergericht ("pengadilan istimewa") Jerman Nazi, yang dibentuk di luar operasi dari wadah hukum konstitusional. Markas besarnya awalnya terletak di bekas Balai Bangsawan Prusia di Berlin, kemudian dipindahkan ke bekas Königsberg Wilhelmsgymnasium di Bellevuestrasse 15, Potsdamer Platz (tempat tersebut sekarang ditempati oleh Sony Center; sebuah penanda ditempatkan pada bagian pejalan kaki di dekatnya).[1]

Referensi

  1. ↑ "CRIME, GUNS, AND VIDEOTAPE: Meet "The People's Court"". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-01-16. Diakses tanggal 2019-08-14.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan