Minggu, 27 September 2026
12:03 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Beludak sejati

Beludak sejati

Beludak sejati
250px-Vipera_aspis_Lothringen_044.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beludak aspis, Vipera aspis
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Viperidae
Subfamili: Viperinae
Oppel, 1811
Sinonim
Artikel takson sembarang

Beludak sejati atau yang juga disebut beludak asli, bandotan biasa, atau bandotan tanpa dekik, adalah anak suku Viperidae yang seluruhnya terdapat di Afrika dan Eurasia.[2][3] Ular-ular ini dikelompokkan berdasarkan tidak adanya cekungan pendeteksi panas di wajahnya seperti yang dimiliki oleh anak suku Crotalidae (beludak kepala ceruk). Terdapat sekitar 66 spesies.[4] Mayoritas hidup di wilayah tropis dan subtropis, tetapi salah satu jenis yakni Beludak kutub utara (Vipera beruz), wilayah hidupnya bahkan mencapai lingkaran Arktika.

Deskripsi

Ular ini memiliki ukuran beragam. Jenis terkecil adalah Bandotan gembung Schneider (Bitis schneideri) yang hanya berukuran 71 cm. Dan yang terbesar adalah Bandotan Gabon (Bitis gabonica) yang berukuran sampai 2 meter. Sebagian besar hidup di tanah (terestrial), sedangkan beberapa genus seperti genus Atheris sp. (Beludak semak Afrika) hidup di pohon (arboreal). Beberapa jenis juga memiliki organ pendeteksi panas seperti kelompok Crotalidae. Namun bukan dalam bentuk ceruk atau dekik, melainkan di permukaan bibir depan di mulut bagian atas. Beberapa genus yang memiliki indra ini adalah Bitis sp., Pseudocerastes sp., dan Daboia sp.. Sebagian besar berkembang biak dengan melahirkan (Ovovivipar), tetapi beberapa jenis seperti Pseudocerastes sp. berkembangbiak dengan bertelur.

Penyebaran

Tersebar luas di Eropa, Asia, dan Afrika (kecuali Madagaskar).[1][5]

Jenis-jenis

Sejauh ini, terdapat 12 genus ular beludak dan ular bandotan. Yakni:

Genus Penemu Jumlah

Spesies

Nama umum Penyebaran
Atheris Cope,

1862

16 Beludak semak Afrika Afrika bagian tengah dan di selatan Sahara
Bitis Gray, 1842 17 Bandotan Afrika Seluruh wilayah Afrika (kecuali Madagaskar) dan semenanjung Arab
Cerastes Laurenti,

1768

4 Beludak gurun Afrika bagian utara serta Arab dan Iran
Daboia Gray, 1842 5 Beludak Russel dan Bandotan puspa Pakistan, India, Sri Lanka, Bangladesh, Tiongkok selatan, Taiwan, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, dan Indonesia (Jawa Timur, Pulau Komodo, Flores, Lomblen, Endeh, Kisar, dan Wetar)
Echis Merrem,

1820

11 Beludak sisik gergaji India dan Sri Lanka, ke barat sampai Arab dan Afrika di sebelah utara Sahara
Eristicophis Alcock and Finn, 1897 1 Beludak MacMahon Wilayah gurun di daerah Iran, Afganistan, dan Pakistan
Macrovipera Reuss, 1927 2 Beludak besar Eurasia Afrika bagian utara, Arab, hingga Russia bagian selatan (Armenia dan Dagestan)
Montatheris Boulenger, 1910 1 Bandotan gunung Kenya Afrika (Kenya)
Montivipera Gray, 1849 8 Bandotan pantai Palearktika Arab, Asia Tengah, dan sebagian Eropa
Proatheris Peters, 1854 1 Bandotan tanah landai Tanzania, Malawi, sampai Mozambik
Pseudocerastes Boulenger, 1896 3 Beludak bertanduk palsu Sinai, Timur Tengah, hingga Pakistan
Vipera Laurenti, 1768 22 Beludak Eurasia Eropa (kecuali Irlandia), lalu ke selatan sampai Afrika sebelah utara Sahara, dan Asia bagian tengah dan utara ke timur sampai Korea Utara

Referensi

  1. 1 2 McDiarmid RW, Campbell JA, Touré T. 1999. Snake Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference, Volume 1. Washington, District of Columbia: Herpetologists' League. 511 pp. ISBN 1-893777-00-6 (series). ISBN 1-893777-01-4 (volume).
  2. ↑ Mallow D, Ludwig D, Nilson G. 2003. True Vipers: Natural History and Toxinology of Old World Vipers. Malabar, Florida: Krieger Publishing Company, Malabar. 359 pp. ISBN 0-89464-877-2.
  3. ↑ U.S. Navy. 1991. Poisonous Snakes of the World. US Govt. New York: Dover Publications Inc. 203 pp. ISBN 0-486-26629-X.
  4. ↑ "Viperinae". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal 4 Agustus 2006.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Stidworthy J. 1974. Snakes of the World. New York: Grosset & Dunlap Inc. 160 pp. ISBN 0-448-11856-4.

Informasi lainnya

Reptile Database

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan