Jumat, 16 Oktober 2026
06:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Venezia Giulia

Venezia Giulia

Bagikan:
Venezia Giulia
Rumah di kota Gorizia dengan tulisan "di sini adalah Yugoslavia", berasal dari periode 1945–1947
Rumah di kota Gorizia dengan tulisan "di sini adalah Yugoslavia", berasal dari periode 1945–1947
250px-Litorale_Adriatico.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
BenuaEropa

Venezia Giulia (bahasa Serbo-Kroasia, Slovenia: Julijska krajina, bahasa Venesia:Venesia Julia; bahasa Friuli:Vignesie Julie; bahasa Jerman:Julisch Venetien) adalah sebuah kawasan di Eropa Tenggara yang kini merupakan bagian dari Kroasia, Italia dan Slovenia.[1][2] Istilah ini diciptakan oleh Graziadio Isaia Ascoli pada tahun 1863 untuk menegaskan bahwa wilayah Küstenland, Veneto, Friuli dan Trentino (saat itu masih dikuasai Austria) merupakan wilayah dengan identitas bahasa Italia. Ia menggunakan fakta sejarah mengenai pembagian Italia Romawi pada masa Kaisar Augustus, ketika wilayah Venetia et Histria dianggap sebagai Regio X ("Wilayah Kesepuluh").[2][3][4]

Belakangan istilah ini digunakan oleh gerakan-gerakan iredentis Italia yang ingin agar wilayah Küstenland, Trentino, Fiume dan Dalmasia digabung dengan Italia. Entente Tiga berjanji akan menyerahkan wilayah-wilayah tersebut kepada Italia apabila Italia mau membantu mereka melawan Blok Sentral selama Perang Dunia I. Perjanjian Rahasia London pada tahun 1915 menjanjikan kepada Italia wilayah-wilayah yang mayoritas dihuni oleh orang Italia (seperti Trentino) serta wilayah yang mayoritas dihuni oleh orang Kroasia atau Slovenia. Wilayah yang dijanjikan secara keseluruhan dihuni oleh sekitar 327.000 dari 1,3 juta orang Slovenia.[5][6] Setelah perang berakhir, Perjanjian Versailles pada tahun 1920 menyerahkan wilayah-wilayah tersebut kepada Italia (kecuali Dalmasia).

Catatan kaki


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan