Minggu, 01 November 2026
07:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Upit Sarimanah

Upit Sarimanah

Bagikan:
Upit Sarimanah
250px-Upit_Sarimanah_posing_for_Favorita%27s_Magazine_Vol_15_1967.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Suryamah

(1928-04-16)16 April 1928
Meninggal11 Februari 1992(1992-02-11) (umur 63)
Nama lainUpit Sarimanah
PekerjaanSinden

Suryamah (Aksara Sunda ᮞᮥᮁᮚᮙᮂ) yang dikenal sebagai Upit Sarimanah (ᮅᮕᮤᮒ᮪ ᮞᮛᮤᮙᮔᮂ) (16 April 1928 – 11 Februari 1992) adalah seorang pesinden Indonesia pada era 50-an yang membawakan lagu-lagu berbahasa Sunda. Ia dikenal dengan lagu Mojang Priangan.

Tahun 1941 Upit aktif mengisi acara kesenian di NIROM Jakarta. Setelah penyerahan kekuasaan tahun 1950 ia menjadi pesinden andalan RRI Jakarta dan tahun 1969 diangkat memimpin Seni Sunda RRI Jakarta sampai pensiun tahun 1984.

Beberapa lagu Upit Sarimanah yang lain yang populer antara lain Bajing Luncat, Sakadang Kuya jeung Monyet, Kukupu, dan Sedih Prihatin. Upit pernah memimpin Gamelan Siliwangi.

Beberapa lagu yang direkam Perusahaan Piringan Hitam, Dimita Moulding Industries antara lain:

Sejak tahun 1974 ia aktif berdakwah. Upit Sarimanah di usia lanjutnya mengidap komplikasi ginjal, darah tinggi dan beberapa penyakit lainnya, menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Al Afiah pada 11 Februari 1992.

Filmografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan