Senin, 19 Oktober 2026
23:02 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Upaya perang

Upaya perang

Bagikan:
250px-WomanFactory1940s.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perubahan sosial dapat menjadi salah satu hasil dari upaya perang. Selama Perang Dunia II, wanita mengisi posisi pekerjaan yang secara tradisional didominasi oleh pria. Lihat Rosie the Riveter.
250px-WWII_Food_Rationing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penjatahan sipil: Seorang penjaga toko membatalkan kupon dalam buku penjatahan ibu rumah tangga Inggris.

Upaya perang dalam politik dan perencanaan operasi militer, mengacu pada mobilisasi sumber daya masyarakat yang terkoordinasi — baik industri maupun sumber daya manusia — untuk mendukung kekuatan militer. Tergantung pada budaya militerisme, ukuran relatif dari angkatan bersenjata dan masyarakat yang mendukungnya, gaya pemerintahan serta dukungan rakyat untuk tujuan militer, upaya perang semacam itu mulai dari bentuk industri kecil hingga memimpin masyarakat.

Meskipun banyak masyarakat pada masa lalu dianggap terlibat dalam upaya perang, konsep ini tidak secara umum digunakan sampai dekade terakhir abad ke-18, ketika para pemimpin Revolusi Prancis menyerukan levée en masse dan mobilisasi umum masyarakat untuk mencegah pasukan monarki merebut kembali kendali atas pemerintah Prancis. Konsep ini kemudian diadaptasi dan digunakan oleh Rusia, Britania Raya, dan Amerika Serikat, terutama selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Upaya perang juga digunakan untuk membantu perusahaan agar bisa tumbuh. Contohnya adalah ketika militer akan mengontrak perusahaan seperti Boeing untuk menghasilkan sumber daya perang bagi mereka. Pada akhirnya akan memberi ruang bagi inovasi dan kemajuan teknologi bagi perusahaan tersebut.[1]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan