Sabtu, 03 Oktober 2026
19:26 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Somalia I

Operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Somalia I

Bagikan:
250px-Op_Solace_DN-ST-93-02615.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Personel Batalion 1 Resimen Kerajaan Australia menaiki helikopter CH-53D Sea Stallion milik Korps Marinir Amerika Serikat dalam operasi bantuan kemanusiaan di Somalia pada tahun 1993. Mereka mengawal pengiriman bantuan pangan ke Desa Maleem sebagai bagian dari upaya internasional untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang berkaitan dengan operasi PBB di Somalia.

United Nations Operation in Somalia (UNOSOM) adalah misi operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Somalia. UNOSOM terbagi 2, UNOSOM I di laksanakan pada April 1992 hingga Maret 1993 dan dilanjutkan dengan UNOSOM II pada Maret 1993 hingga Maret 1995.

UNOSOM I

UNOSOM I dilakukan untuk memonitor gencatan senjata di Mogadishu dan melakukan pengawalan terhadap penyaluran bantuan kemanusiaan ke pusat distribusi di kota tersebut. Mandat dan kekuatan pasukan diperbesar dengan diberi kemampuan untuk menjaga konvoy kemanusiaan dan pusat distribusi di seluruh Somalia. Misi ini kemudian bekerjasama dengan Pasukan Gabungan PBB dalam rangka menjaga lingkungan yang aman bagi bantuan kemanusiaan.

UNOSOM II

UNOSOM II dilaksanakan menggantikan UNOSOM I dan dimulai bulan Maret 1993. UNOSOM II diberi mandat melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan termasuk aksi militer untuk menjamin lingkungan yang aman di seluruh Somalia bagi bantuan kemanusiaan. Pada akhirnya, UNOSOM II juga diberi tugas melaksanakan perlucutan senjata dan rekonsiliasi, suatu tugas yang dimulai oleh Pasukan Gabungan PBB dalam mengembalikan kedamaian, stabilitas dan hukum. UNOSOM II ditarik pada awal Maret 1995.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik Perserikatan Bangsa-Bangsa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan