Senin, 02 November 2026
23:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Tsuda Umeko

Tsuda Umeko

Bagikan:
Ini adalah nama Jepang, nama keluarganya adalah "Tsuda".
Tsuda Umeko
津田 梅子
250px-Tsuda_Umeko_Portrait_c1900.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tsuda Umeko
Lahir
Tsuda Ume (津田 うめ)

(1864-12-31)31 Desember 1864
Edo, Jepang
Meninggal16 Agustus 1929(1929-08-16) (umur 64)
Nama lainUme Tsuda
PekerjaanPengajar
Dikenal karenaA pioneer in education for women in Meiji period Japan
Anaknone
Orang tuaTsuda Sen (ayah)
Tsuda Hatsuko (ibu)
Latar belakang akademik
Alma materCollegiate School
Archer Institute
Bryn Mawr College
St Hilda's College, Oxford
Karya akademik
EraMeiji period
InstitusiPeeresses' School
Tokyo Women's Normal School
Joshi Eigaku Juku (founder)

Tsuda Umeko (津田 梅子, born Tsuda Ume (津田 うめ); 31 Desember 1864 – 16 Agustus 1929 ) adalah seorang pengajar Jepang dan pionir pendidikan perempuan di Jepang pada zaman Meiji.[1] Awalnya bernama Tsuda Ume, dengan mume atau ume merujuk kepada plum Jepang, ia memakai nama Ume Tsuda saat belajar di Amerika Serikat sebelum mengubah namanya menjadi Umeko pada 1902.

Catatan

  1. ↑ Nussbaum, Louis-Frédéric. (2005). "Tsuda Umeko" in Japan Encyclopedia, p. 998, hlm. 998, pada Google Books.

Referensi

Pranala luar

Media terkait Tsuda Umeko di Wikimedia Commons


Jepang

Artikel bertopik Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan