Minggu, 01 November 2026
22:26 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Tropisme inang

Bagikan:

Tropisme inang atau tropisme saja adalah sifat infeksi dari sebagian patogen yang hanya spesifik menyerang inang dan jaringan inang tertentu. Akibat dari sifat ini, kebanyakan patogen hanya mampu menginfeksi sekelompok organisme inang yang terbatas. Tropisme ini terjadi karena pertumbuhan dan infeksi patogen tersebut hanya dapat terjadi di sel-sel yang memiliki sifat tertentu. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kemampuan patogen menginfeksi suatu sel, yaitu: struktur dari reseptor permukaan sel, keberadaan faktor transkripsi yang dapat mengidentifikasi DNA atau RNA patogen, kemampuan sel atau jaringan untuk mendukung penggandaan virus atau bakteri, dan keberadaan penghalang fisik atau kimia di dalam sel atau di jaringan sekitarnya.[1] Contoh tropisme ini adalah virus HIV yang hanya bisa menginfeksi sel T manusia, karena protein di permukaan virus ini, gp120, hanya bisa bereaksi dengan molekul CD4 dengan adanya koreseptor tertentu di permukaan sel T. Koreseptor-koreseptor ini hanya ada di sel manusia, sehingga virus tersebut hanya menginfeksi manusia dan dikatakan memiliki tropisme terhadap manusia.[2]

960px-HIV_Membrane_fusion_panel.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masuknya virus HIV ke sel T CD4+, yang membutuhkan koreseptor-koreseptor yang hanya ada pada sel manusia. Akibatnya, virus ini memiliki tropisme inang terhadap manusia.

Referensi

  1. ↑ Baron, Samuel; Fons, Michael; Albrecht, Thomas (1996). "Chapter 45: Viral Pathogenesis". Medical Microbiology (Edisi 4th). Galveston, TX: The University of Texas Medical Branch at Galveston. ISBN 978-0963117212. PMID 21413306.
  2. ↑ Shors, Teri (2017). Understanding Viruses (Edisi 3). Burlington, Massachusetts: Jones and Bartlett Learning. hlm. 124–125. ISBN 978-1-284-02592-7. OCLC 948427269.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan