Jumat, 25 September 2026
13:46 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara

Orang Trifilia

Trifyloi (bahasa Yunani Kuno:Τριφύλιοι atau Τρίφυλοι[1]) merupakan suku Yunani kuno. Mereka adalah penduduk wilayah Peloponnesos barat, yang pada zaman Homer disebut Pylos dan kemudian Trifyloi. Nama Trifyloi, secara harfiah muncul dari fakta pembentukan tiga suku yang berbeda di daerah tersebut. Kota-kota Homer Pylos, Kyparisieis dan Dorion menikmati pertumbuhan dan kemakmuran yang besar. Trifyloi dan penduduknya mendapat keuntungan dari kemerdekaan dan pemerintahan sendiri sampai Perang Messenia Kedua, pada 628 SM, ketika mereka jatuh ke dalam kekuasaan Sparta, yang kemudian menyerahkan Trifyloi ke Elis. Orang-orang Trifyloi tetap diperbudak di bawah kedaulatan orang-orang Elis selama perang Peloponnesos, tidak termasuk periode singkat di mana mereka berhasil memulihkan otonomi mereka. Pada 366 SM, Trifyloi jatuh ke yurisdiksi Elis, sampai pembentukan Liga Akhaia, ketika mereka memperoleh kemerdekaan mereka sebagai bagian dari anggota konfederasi.

Pada tahun 220-217 SM, Trifyloi ditaklukkan oleh raja Fílippos V dan berada di bawah pengaruh Makedonia. Pada zaman Romawi awal, sebagian besar Trifyloi mendapatkan kembali otonominya.[2]

Referensi

  1. ↑ Pape-Benseler, Wörterbuch der griechischen Eigennamen, 3rd ed. (Braunschweig: Vieweg & Sohn, 1911) hlm. 1555
  2. ↑ Lampsas Giannis, Dictionary of the Ancient World (Lexiko tou Archaiou Kosmou), Vol. IV, Athens, Domi Publications, 1984, p. 704.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan