Sabtu, 03 Oktober 2026
11:25 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Tri Handoko

Bagikan:

Tri Handoko atau Handoko (sapaan akrabnya) lahir di Blitar, Jawa Timur. Ia memulai kariernya dengan belajar di Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budiharjo pada tahun 1989. Pada tahun yang bersamaan ia juga turut berpartisipasi dalam Lomba Disain Busana (LDB) yang diadakan oleh Majalah Sarinah dan memenangkan piala Runner-Up untuk kategori Casual Wear.

Setelah menyelesaikan studinya di LPTB Susan Budiharjo, Handoko memutuskan untuk melanjutkan studinya di School of Visual Arts, Australia, jurusan Fashion Design. Pada tahun 1992, Handoko kembali ke tanah air dan merintis kariernya. Sampai pada tahun 1997, ia bekerja sebagai seorang intern untuk beberapa perancang busana terkemuka Indonesia seperti Alex AB, Biyan, dan Space.

Beberapa tahun kemudian, Tri Handoko memutuskan untuk memulai labelnya sendiri yang bernamakan "FRANTHO by Tri Handoko." Akhirnya, ia menamakan label sesuai dengan namanya sendiri "TRI HANDOKO" pada tahun 2002.

Pada tahun 2004, Tri Handoko mendapatkan penghargaan "The Upcoming Designer" oleh Nokia Fashion Award 2004. Pada tahun yang sama, ia juga mendapatkan penghargaan "The Most Favourite Designer" oleh Mercedes Benz Fashion Festival 2004.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan