Minggu, 01 November 2026
05:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Transall C-160

Transall C-160

Bagikan:
C-160
330px-C-160_Transall_Germany_50%2B95_Neubrandenburg_2013_%289965209624%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
C-160 milik Angkatan Udara Jerman
Jenis pesawat angkut militer
Negara asal Prancis/Jerman
Pembuat Transall
Penerbangan perdana 25 Februari 1963
Pengenalan 1967
Dipensiunkan Afrika Selatan 1997
Status Beroperasi Di Angkatan udara Turki
Pengguna utama Angkatan Udara Turki
Dibuat 1965–1985
Jumlah 214

Transall C-160 adalah pesawat angkut militer yang dibuat dalam proyek bersama Prancis dan Jerman. Nama "Transall" adalah singkatan dari konsorsium pabrikan Transporter Allianz, yang merupakan kongsi dari perusahaan Messerschmitt-Bölkow-Blohm (Jerman), Aérospatiale (Prancis), dan VFW-Fokker (Jerman).[1] Pertama kali diluncurkan pada 1967, pesawat ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan angkatan udara Prancis dan Jerman, dan telah diekspor juga ke AU Turki dan Afrika Selatan, serta beberapa operator sipil. Pesawat ini masih beroperasi tetapi posisinya di AU Prancis dan Jerman direncanakan akan digantikan Airbus A400M.[2]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Aircraft, compared and contrasted (p.145)
  2. ↑ Hewson, R. The Vital Guide to Military Aircraft 2nd edition. London: Airlife Publishing Ltd., 2001.

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai C-160 Transall.
Ikon rintisan

Artikel bertopik pesawat terbang dan penerbangan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan