Selasa, 13 Oktober 2026
08:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Total Tragedy

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Total Tragedy" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2016)
Total Tragedy
AsalSurabaya, Indonesia
GenreGothic metal
Tahun aktif1997 – 2015
LabelSonnenGott Musik
AnggotaHarru (vocal),

Tommy (Guitar), Andre (Guitar), Ndunk (Bassist),

Harris (Keyboard),Pawndra (Drum)

Total Tragedy adalah sebuah band yang beraliran Doom / Gothic Metal yang berasal dari Surabaya, Indonesia. Didirikan dalam 1997.

Sejarah

Total Tragedy tampil pertama kali di event Pensi (Pentas Seni) Maret 1999, di SMU 13 Surabaya. Waktu itu mereka masih duduk di kelas 2 di sekolah tersebut. Formasi awal itu diantaranya: Harru TT (Vocal/growl), Martha (female vocal), Samsul (Guitar), Wisnu (Gitar), Richard (Bass), Taufany (Keyboard) dan Eko (Drum). Dalam event itu mereka membawakan lagu-lagu dari Within Temptation & Theatre of Tragedy dengan style Gothic/Doom Metal, memadukan vocal growl dan female voice. Setelah ‘debut gig’ tersebut, mereka melanjutkan mengikuti event-event dalam scene Underground baik di Surabaya sendiri, seputaran Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Di sela-sela aktivitas, mereka merekam beberapa lagu untuk dirilis dalam demo dengan single “Sinar Batas Sepi & Kiss Of Death” di pertengahan tahun 2000. Selanjutnya mereka melengkapi materinya hingga me-rilis debut album “Every Story Has a Glory” tahun 2001. Dengan modal album tersebut, mereka semakin bersemangat untuk melakukan promo dan konser. Dari album itu pula, lagu “Tenggelam ditelan Duka” terekam dalam Kompilasi “Legion Timur” dan lagu “Hampa ku Menanti” di Kompilasi “Metalik Klinik 5?. Kedua kompilasi tersebut dirilis oleh Rotorcorp, label indie underground, dan distribusi nasional oleh Musica Studio pada tahun 2001 dan 2002.

Dalam beberapa waktu kemudian, mereka ikut meramaikan launching “Metalik Klinik 5? di GOR Bulungan Jakarta. Serta berikutnya ikut konser siaran langsung nasional dengan tajuk event “GO ROCK” di TVRI Jakarta sekitar bulan April 2002, beserta band brutal death GODZILLA & Toilet Sounds yang grunge.

Jeda beberapa konser, mereka merekam album kedua “Heaven” yang dirilis pertengan tahun 2002 dengan formasi Harru TT (Vocal/growl), Martha (female vocal), Samsul (Guitar), Richard (Gitar), Ao (Bass), Adi (Keyboard) dan Eko (Drum). Sama seperti pada album yang terdahulu, semua lirik dikerjakan oleh Harru TT, dibantu oleh Yoyok. Demikian pula dengan semua lagu ditulis oleh Harru TT dan Martha. Sedangkan untuk musik dan aransemen dikerjakan bersama. Di album ini, menghasilkan single “Maria” yang cukup banyak direquest oleh para peminat Total Tragedy. Di masa ini, mereka juga mengikuti banyak konser diantaranya “Hitam-Hitam on Stage” di Jakarta (oleh VR Ent), “Monster of Rock” (oleh Mipro) di kawasan Jawa Tengah serta “Sounderground” (oleh Metallium Prod) di kawasan Bali.

Ada suatu masa, dimana mereka mengalami beberapa problem, sehingga berpengaruh pada line-up personilnya. Akhirnya mereka tinggal berempat, Harru TT (Vocal / Penulis Lirik & Lagu), Adi (Guitar & Penulis Musik), Samsul (Guitar) dan AO (Bass). Sedangkan dalam melakukan kegiatannya, mereka banyak dibantu oleh Agro (drum), Marchell (Keyboard) dan Ani (Female vocal). Apapun kondisinya, kreativitas tetap berjalan, Harru TT segera menulis Lirik dan lagu, bersama Adi yang mengerjakan semua musiknya. Sehingga dalam sesi ini, hampir bisa dikatakan dalam kendali Harru TT dan Adi hingga mereka masuk studio rekaman. Album “Labyrinth”, dirilis akhir tahun 2006. Produksi dan distribusi secara independent tetap dibawah SonnenGott Musik, label dan manajemen sejak mereka terbentuk. Market pun diperluas, SonnenGott Musik juga mendistribusikan album digitalnya lewat internet (apple/iTunes) sehingga bisa diakses di luar teritorial Indonesia.

Perubahan memang perlu, demikian pula dengan mereka, Total Tragedy berkeinginan untuk mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan. Meskipun harus dengan bersusah payah dan perubahan besar, akhirnya mereka merekam lagu dalam format akustik. Single “Red Atmosphere” dan “Morning Sun” dirilis pada bulan Agustus 2008. Dengan tajuk “gothcoustic”, format CD tersebut dikemas spesial dalam “bag pack”. Lagu & lirik tetap ditulis oleh Harru TT, sedangkan musiknya dibantu oleh Ayik, gitaris Candlelight, band black/heavy metal, Surabaya. Dalam “enriched” CD tersebut, juga memuat Ringtones, Alertones, MP3, Pictures, Text dan Lirik, sehingga dapat di-explore lebih komplet di PC.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan