Kamis, 01 Oktober 2026
13:43 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama

Toponimi

ilmu yang mempelajari asal-usul penamaan tempat atau wilayah baik alami maupun buatan

Bagikan:

Toponimi adalah bidang keilmuan dalam linguistik yang membahas tentang asal-usul penamaan nama tempat, wilayah,[1] atau suatu bagian lain dari permukaan bumi, termasuk yang bersifat alam (sungai, lautan, dan pegunungan) yang buatan (kota, gedung, jalan, jembatan).[2] Toponimi berkaitan dengan bidang etnologi dan kebudayaan. Pada beberapa kasus, nama-nama jalan berkaitan dengan sejarah, mitos, maupun legenda suatu tempat. Beberapa sistem penamaan jalan di Indonesia banyak diadopsi melalui nama-nama pahlawan di nusantara.

Toponimi berasal dari bahasa Yunani tópos (τόπος) yang berarti tempat dan diikuti oleh ónoma (ὄνομα) yang berarti nama.

Tipologi Toponimi

  • Geonim, penamaan dari wilayah geografi
  • Kormonim, penamaan berdasarkan fitur kosmos yang ada di luar bumi
  • Agronim, penamaan dari tumbuhan
  • Hidronim, penamaan wilayah perairan
  • Oronim, penamaan gitur relif, seperti pegunungan dan perbukitan

Bacaan lebih lanjut

  • Pedoman penamaan toponimi
  • Berg, Lawrence D. and Vuolteenaho, Jani (2009). Critical Toponymies (Re-Materialising Cultural Geography). Ashgate Publishing. ISBN978-0754674535
  • Cablitz, Gabriele H. 2008. When “what” is “where”: A linguistic analysis of landscape terms, place names and body part terms in Marquesan (Oceanic, French Polynesia). Language Sciences Volume 30, Issues 2–3, Pages 200–226.
  • Desjardins, Louis-Hébert (1973). Les nons géographiques: lexique polyglotte, suivi d'un glossaire de 500 mots. Leméac. Without ISBN
  • Hercus, Luise, Flavia Hodges, Jane Simpson. 2009. The Land is a Map: Placenames of Indigenous Origin in Australia. Pandanus Books.
  • Kadmon, Naftali. 2000. Toponymy: the lore, laws, and language of geographical names. Vantage Press.

Referensi

  1. ↑ "Definition of TOPONYMY". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-30.
  2. ↑ "Toponymy". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-30.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan