Selasa, 22 September 2026
22:47 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Toponimi

ilmu yang mempelajari asal-usul penamaan tempat atau wilayah baik alami maupun buatan

Toponimi adalah bidang keilmuan dalam linguistik yang membahas tentang asal-usul penamaan nama tempat, wilayah,[1] atau suatu bagian lain dari permukaan bumi, termasuk yang bersifat alam (sungai, lautan, dan pegunungan) yang buatan (kota, gedung, jalan, jembatan).[2] Toponimi berkaitan dengan bidang etnologi dan kebudayaan. Pada beberapa kasus, nama-nama jalan berkaitan dengan sejarah, mitos, maupun legenda suatu tempat. Beberapa sistem penamaan jalan di Indonesia banyak diadopsi melalui nama-nama pahlawan di nusantara.

Toponimi berasal dari bahasa Yunani tópos (τόπος) yang berarti tempat dan diikuti oleh ónoma (ὄνομα) yang berarti nama.

Tipologi Toponimi

  • Geonim, penamaan dari wilayah geografi
  • Kormonim, penamaan berdasarkan fitur kosmos yang ada di luar bumi
  • Agronim, penamaan dari tumbuhan
  • Hidronim, penamaan wilayah perairan
  • Oronim, penamaan gitur relif, seperti pegunungan dan perbukitan

Bacaan lebih lanjut

  • Pedoman penamaan toponimi
  • Berg, Lawrence D. and Vuolteenaho, Jani (2009). Critical Toponymies (Re-Materialising Cultural Geography). Ashgate Publishing. ISBN978-0754674535
  • Cablitz, Gabriele H. 2008. When “what” is “where”: A linguistic analysis of landscape terms, place names and body part terms in Marquesan (Oceanic, French Polynesia). Language Sciences Volume 30, Issues 2–3, Pages 200–226.
  • Desjardins, Louis-Hébert (1973). Les nons géographiques: lexique polyglotte, suivi d'un glossaire de 500 mots. Leméac. Without ISBN
  • Hercus, Luise, Flavia Hodges, Jane Simpson. 2009. The Land is a Map: Placenames of Indigenous Origin in Australia. Pandanus Books.
  • Kadmon, Naftali. 2000. Toponymy: the lore, laws, and language of geographical names. Vantage Press.

Referensi

  1. "Definition of TOPONYMY". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-30.
  2. "Toponymy". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-30.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan