Minggu, 04 Oktober 2026
05:53 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Topi lancip

Topi lancip

Bagikan:
330px-Mrs_Salesbury_-_wright.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
John Michael Wright, Mrs Salesbury with her Grandchildren Edward and Elizabeth Bagot, ca 1676, Tate Britain.

Topi lancip adalah sebuah benda hiasan kepala khas dari berbagai budaya sepanjang sejarah. Meskipun biasanya melingkupi tradisi Indo-Eropa kuno, topi tersebut juga biasanya dikenakan oleh wanita dari Lapland, Jepang, suku Mi'kmaq dari Kanada Atlantik, dan suku Huastec dari Veracruz dan Aztek (seperti yang diilustrasikan dalam Kodeks Mendoza). Kabiri dari Nugini memiliki diba, sebuah jenis dari topi lancip.[1]

Referensi

  1. ↑ "Angeleimter Spitzhut oder "diba" Kabiri (Neuguinea)". jadukids.de (dalam bahasa Jerman). Diarsipkan dari asli tanggal 2004-10-31. Diakses tanggal 2005-08-09.

Bacaan tambahan

  • Barber, A.W. (1999). The Mummies of Ürümchi. Macmillan, London.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan