Jumat, 23 Oktober 2026
18:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Topan Durian

Bagikan:

Topan Durian adalah nama yang diberikan untuk angin topan yang melanda Filipina pada tahun 2006. Taifun ini menyebabkan longsor pada tanggal 30 November di Catanduanes selatan dan di Albay. Setelah bergerak ke barat, juga menyebabkan longsor di Bondoc Peninsula di Quezon, di Marinduque, dan di Oriental Mindoro. Angka resmi yang dikeluarkan sampai 4 Desember 2006 menyatakan bahwa 450 orang tewas, 507 luka-luka, dan 599 lainnya belum ditemukan. Palang Merah memperkirakan korban jiwa bisa mencapai 1.000 orang. Lebih dari 40.000 orang kehilangan tempat tinggal dan banyak dari mereka yang tinggal di tempat-tempat penampungan sementara.

Presiden Filipina Gloria Arroyo menetapkan keadaan bencana nasional atas kejadian ini.

Selain itu Durian juga melanda Vietnam di Nha Trang dan Ho Chi Minh City pada tanggal 3 Desember dan menyebabkan longsor di Provinsi Ben Tre pada 5 Desember. Korban jiwa di Vietnam hingga 5 Desember 2006 setidaknya adalah 37 orang dengan lebih dari 1.000 rumah hancur dan lebih dari 800 kapal nelayan tersapu dari pinggir pantai.

Sebelumnya nama Durian telah diberikan juga untuk sebuah taifun pada tahun 2001.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan