Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023) |
Bagian terakhir lawakanTemplat:SHORTDESC:Bagian terakhir lawakan
Tohokan, bait penghantam, atau gong (bahasa Inggris:punchline) adalah bagian yang mengakhiri lawakan yang bertujuan untuk membuat orang tertawa. Ini adalah bagian ketiga dan terakhir dari struktur lawakan yang khas dan mengikuti pembingkaian pengantar lawakan dan narasi yang disiapkan untuk tohokan.
Dalam arti yang lebih luas, "tohokan" juga dapat merujuk pada kesimpulan yang tidak terduga dan lucu dari setiap pertunjukan, situasi, atau cerita.
Catatan kaki
Rujukan
- Attardo, Salvatore (2008). "A primer for the Linguistics of Humor". Dalam Raskin, Victor (ed.). Primer of Humor Research: Humor Research 8. Berlin, New York: Mouton de Gruyter. hlm. 101–156.
- Attardo, Salvatore (2001). Humorous Texts: A Semantic and Pragmatic Analysis. Berlin, New York: Mouton de Gruyter. hlm. 83.
- Carrell, Amy (2008). Raskin, Victor (ed.). "Primer of Humor Research: Humor Research 8" (PDF). Berlin, New York: Mouton de Gruyter: 303–332.
{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan|journal= - Chlopicki, W. (2005). "The Linguistic Analysis of Jokes". Journal of Pragmatics.
- Raskin, Victor (1985). Semantic Mechanisms of Humor. Dordrecht, Boston, Lancaster: D. Reidel.
- Ruch, Willibald (2008). "Psychology of humor". Dalam Raskin, Victor (ed.). Primer of Humor Research: Humor Research 8. Berlin, New York: Mouton de Gruyter. hlm. 17–100.
- Shultz, Thomas R. (1976). "A cognitive-developmental analysis of humour". Humour and Laughter: Theory, Research and Applications: 11–36.