Selasa, 03 November 2026
08:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Titienku Sayang

Titienku Sayang

film Indonesia tahun 1972

Bagikan:
Titienku Sayang
Titienku_Sajang_%281972%3B_obverse%3B_wiki%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Selebaran
SutradaraJohn Tjasmadi
ProduserIwan Salim
PemeranAstri Ivo
Mila Karmila
Ida Abdi
Anny Kusuma
Ferry Irawan
Rully Harsono
Fifi Young
Slamet Harto
Ratmi B-29
Penata musikA. Riyanto
EditorSoemardjono
DistributorPT. Motjograph Film
Tanggal rilis
1972
Durasimenit
NegaraIndonesia

Titienku Sayang adalah film Indonesia tahun 1972 dengan disutradarai oleh John Tjasmadi dan dibintangi oleh Astri Ivo dan Mila Karmila. Film ini sempat diskors oleh Direktorat Film Deppen, karena menggunakan karyawan dari Hongkong, yaitu Shing Kim Chuan sebagai supervisi sutradara.

Sinopsis

Karena istrinya tidak punya-punya anak, Yusuf (Rully Harsono) serong dengan Mila (Ida Abdi) sampai melahirkan anak. Rahasia ini ketahuan Yanti (Mila Karmila), sang istri, yang kemudian mengambil anak yang bernama Titien (Astri Ivo), sementara ibu kandungnya, Mila diberi hak tinggal serumah dan mengenalkan diri sebagai tante kepada anak kandungnya. Tidak jelas alasannya, Titien membenci Mila, hingga karena ada sutu fitnah, Mila lari pulang ke rumah ibunya (Fifi Young) di Pontianak. Titien yang akhirnya tahu rahasia hidupnya, menyusul ibunya. Mila tidak langsung mengaku bahwa ia ibu kandungnya. Ia bahkan tega membiarkan Titien tidur di lantai di depan kamar ibunya. yusuf dan Yanti pergi menyusul juga untuk minta maaf. Terlambat, Mila keburu meninggal.[1]

Referensi

  1. ↑ JB Kristanto, Katalog Film Indonesia 1926-1995, PT Grafiasri Mukti,Jakarta, 1995 hal 103

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan