Minggu, 18 Oktober 2026
21:45 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Tippu Sultan

Tippu Sultan

Bagikan:
Tipu Sultan
Sultan Mysore
250px-Tipu_Sultan_BL.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Tipu Sultan, 1792
Berkuasa1782–1799
PendahuluHyder Ali
AyahHyder Ali
IbuFakhr-un-nissa

Sultan Fateh Ali Tipu (Urdu: فتۃ الی تیپو;1 November 1751 – 4 Mei 1799), juga dikenal dengan julukan Sher-e-Mysore (terj. Harimau dari Mysore), adalah penguasa de facto dari Kesultanan Mysore di India dari tahun 1782 (di saat ayahnya wafat) sampai kematiannya pada tahun 1799. Ia adalah putra pertama dari Haidar Ali dengan istri ke-2nya, Fatima atau Fakhr-un-nissa.

Tipu Sultan, di samping perannya sebagai seorang penguasa, juga merupakan ilmuwan, prajurit dan pujangga. Walaupun ia adalah seorang Muslim, ia terkenal sangat toleran terhadap rakyatnya yang sebagian besar memeluk Hindu. Ia memenuhi permintaan Prancis untuk membangun sebuah gereja pertama di Mysore. Tipu Sultan dan Hyder Ali tidak hanya dikenal memiliki aliansi dengan Prancis dalam usaha melawan Kolonialis Inggris, tetapi juga dengan Kekaisaran Maratha, Sira, Malabar, Coorg dan Bednur. Tipu Sultan terkenal menguasai banyak bahasa.[1] Ia membantu ayahnya Haidar Ali mengalahkan Inggris di Perang Mysore Kedua, dan akhirnya bernegosiasi dalam Perjanjian Mangalore. Namun, ia dipukul mundur dalam Perang Anglo-Mysore Ketiga dan Perang Anglo-Mysore Keempat karena aliansi kuat antara British East India Company, Nizam dari Hyderabad dan negeri kecil, Travancore. Tipu Sultan meninggal karena melindungi ibu kotanya Srirangapattana, pada tanggal 4 Mei, 1799.

Sir Walter Scott, dalam komentarnya tentang abdikasi Napoleon Bonaparte pada tahun 1814, menuliskan:

"Although I never supposed that he Napoleon possessed, allowing for some difference of education, the liberality of conduct and political views which were sometimes exhibited by old Haidar Ally, yet I did think he Napoleon might have shown the same resolved and dogged spirit of resolution which induced Tippoo Saib to die manfully upon the breach of his capital city with his sabre clenched in his hand."

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tipu Sultan.
  1. ↑ Brittlebank, Kate. Tipu Sultan's Search for Legitimacy: Islam and Kingship in a Hindu Domain, Vol 5. Pp. 184. Oxford University Press.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan