Senin, 26 Oktober 2026
08:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Terier Tibet

Terier Tibet

Bagikan:
Terier Tibet
250px-DHOKI_APSO.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lain Tsang Apso
Negara asal Tibet
Ciri-ciri
Klasifikasi & standar
FCI Grup 9 Seksi 5 #209 standar
AKC Non-Sporting Group standar
ANKC Group 7 (Non Sporting) standar
CKC Group 6 (Non-Sporting Group) standar
KC (UK) Utility standar
NZKC Non-Sporting standar
UKC Companion Breeds standar

Terier Tibet atau Dhoki Apso adalah sejenis anjing berbulu panjang dan berukuran sedang yang berasal dari Tibet.[1] Dulunya, anjing ini digunakan sebagai anjing gembala, penjaga, dan pendamping manusia di Pegunungan Tibet.[1] Pada tahun 1926, anjing ini baru mulai dikenal di negara-negara Barat.[1] Ciri-ciri fisik dari ras anjing ini adalah tubuh berotot yang tersembunyi di balik bulu yang panjang dan tebal, bentuk kaki yang unik, serta pertumbuhan bulu menutupi dahi dan mata.[2] Kaki Tibetan Terrier disebut unik karena bentuknya rata, bulat, rata, serta telapak kaki yang tebal dan kuat.[2] Di dalam dunia medis, Tibetan Terrier telah digunakan sebagai hewan model yang cocok untuk mempelajari nukleolin (protein yang membentuk ribosom untuk proses pembentukan DNA manusia) manusia, beserta penyakit-penyakit yang berkaitan dengan nukleolin.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Amanda O'Neill (2006). What Dog?. Interpet Publishing. ISBN 978-1-84286-117-2.Page.88-89
  2. 1 2 (Inggris) Rachael Hale (2008). Dogs: 101 Adorable Breeds. Andrews McMeel Publishing. ISBN 978-0-7407-7342-6.Page.146
  3. ↑ (Inggris) Krystyna E. Wiśniewski, Nanbert Zhong (2001). Batten disease: diagnosis, treatment, and research. Academic Press. ISBN 978-0-12-017645-8.Page.193-194


Ikon rintisan

Artikel bertopik anjing ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan