Jumat, 09 Oktober 2026
23:48 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Thor Heyerdahl

Thor Heyerdahl

Bagikan:
Untuk Fregat Norwegia, lihat HNoMS Thor Heyerdahl. Untuk Jerman dengan tiga tiang sekunar topsail, lihat Thor Heyerdahl (kapal). Untuk feri pelayaran sebelumnya bernama MS Thor Heyerdahl, lihat MS Vana Tallinn.
Thor Heyerdahl
250px-ThorHeyerdahl.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Thor Heyerdahl c. 1960
Lahir(1914-10-06)6 Oktober 1914
Meninggal18 April 2002(2002-04-18) (umur 87)
Colla Micheri, Italia
AlmamaterUniversitas Oslo
Karier ilmiah
BidangEtnografi
Petualangan
Kristine Bonnevie
Hjalmar Broch

Thor Heyerdahl (6 Oktober 1914 – 18 April 2002) adalah seorang petualang dan etnolog berkebangsaan Norwegia.[1][2] Ia melakukan pelayaran untuk ekspedisi ilmiah melintasi samudera menggunakan rakit yang dikenal dengan nama Kon-Tiki pada tahun 1947.[1][2] Thor Heyerdahl kemudian menuliskan kisah perjalanannya dalam sebuah buku dan buku tersebut berhasil menjadi buku dengan penjualan terbaik skala internasional.[1][2]

Sejarah singkat

Heyerdahl lahir pada tahun 1914 dan dibesarkan di Norwegia.[2] Heyerdahl mengenyam pendidikan di Oslo University, di mana ia mempelajari tentang zoologi.[2] Pada tahun 1936, Heyerdahl pergi berlayar dan tinggal di kepulauan Pasifik Fatu Hiva.[2] Namanya terkenal di dunia karena perjalanannya menggunakan rakit Kon-Tiki dari Peru ke Pollinesia, Prancis pada tahun 1947.[2] Pada tahun 1953, Heyerdahl memimpin ekspedisi arkeologi ke Kepulauan Galapagos.[2] Dua tahun kemudian, ia melakukan perjalanan ke Pulau Paskah.[2] Dalam tahun-tahun berikutnya, Heyerdahl meneliti tentang piramida di Peru dan Kepulauan Canary.[2] Heyerdahl meninggal pada tahun 2002.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Encyclopaedia Britannica. "Thor Heyerdahl". Diakses tanggal Juni 24, 2014.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (Inggris) Biography. "Thor Heyerdahl". Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 13, 2014. Diakses tanggal Juni 24, 2014.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan