Rabu, 28 Oktober 2026
19:47 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Sang Pembenci Manusia

Sang Pembenci Manusia

Bagikan:
The Misanthrope
250px-LeMisanthrope.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukiran dari edisi tahun 1719
PenulisMolière
Pementasan perdana04 Juni 1666 (1666-06-04)
Pentas perdanaThéâtre du Palais-Royal, Paris
Bahasa asliBahasa Prancis
SubjekTingkah laku kaum aristokrat
GenreKomedi tata krama
LatarGrand Siècle, Prancis

The Misanthrope, atau Sang Pecinta yang Murung (Prancis: Le Misanthrope ou l'Atrabilaire amoureux; pelafalan dalam bahasa Prancis:[ləmizɑ̃tʁɔpulatʁabilɛːʁamuʁø]) adalah sebuah komedi tata krama berbahasa puitis dari abad ke-17 yang ditulis oleh Molière. Pementasan perdananya berlangsung pada 4 Juni 1666 di Théâtre du Palais-Royal, Paris, oleh kelompok pemeran Raja.[1]

Lakon ini menyindir kemunafikan masyarakat aristokrat Prancis, namun juga menyentuh nada yang lebih serius dengan menunjukkan kelemahan-kelemahan yang melekat pada seluruh umat manusia. The Misanthrope berbeda dari farce pada zamannya karena menghadirkan tokoh-tokoh yang berkembang seperti Alceste dan Célimène, alih-alih sekadar karikatur datar sebagaimana lazimnya satir sosial tradisional. Berbeda pula dari banyak karya Molière lainnya, naskah ini lebih menekankan pendalaman karakter dan nuansa psikologis ketimbang sekadar alur cerita. Meski tidak menuai kesuksesan komersial pada masanya, kini karya ini bertahan sebagai lakon Molière yang paling dikenal.

Karena baik Tartuffe maupun Don Juan—dua karya Molière sebelumnya—telah lebih dulu dilarang oleh pemerintah Prancis, besar kemungkinan Molière melunakkan gagasannya agar pementasan ini lebih dapat diterima secara sosial. Akibatnya, muncul ambiguitas apakah tokoh utama Alceste dimaksudkan sebagai pahlawan karena kejujurannya yang tak tergoyahkan, atau justru sebagai seorang yang quijotik nan dungu. The Misanthrope pun tak luput dari kritik tajam sepanjang masa. Filsuf Prancis Jean-Jacques Rousseau dalam karyanya Surat kepada M. D'Alembert tentang Pertunjukan menyebut lakon ini sebagai karya terbaik Molière, tetapi ia menyesalkan bahwa Alceste dijadikan bahan olok-olok. Rousseau berpendapat bahwa penonton semestinya mendukung cita-cita luhur Alceste, alih-alih menertawakan kesialan-kesialannya.

Referensi

  1. ↑ Molière (23 Juni 1968). The Misanthrope, and Other Plays. New American Library. Diakses tanggal 23 Juni 2018 – via Internet Archive.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Le Misanthrope.
Wikisource logo
Wikisource Prancis memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan