Kamis, 24 September 2026
02:39 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Terra (satelit)

Terra (satelit)

Terra (EOS AM-1) adalah satelit penelitian multinasional NASA di orbit sun-synchronous di sekitar bumi. Satelit ini adalah bagian dari Earth Orbiting System. Satelit ini melakukan pengukuran simultan atmosfer, daratan, dan perairan Bumi untuk memahami perubahan Bumi dan mengidentifikasi dampaknya terhadap kehidupan di Bumi. Satelit ini berada pada orbit bumi rendah, sinkron matahari, polar kutub dengan inklinasi kemiringan sekitar 90 derajat sehingga jalur lintasan orbit melewati seluruh permukaan bumi. Satelit ini merupakan satelit utama Earth Observing System (EOS) dan satelit pertama dalam sistem tersebut, diikuti oleh Aqua (diluncurkan pada tahun 2002) dan Aura (diluncurkan pada tahun 2004). Terra diluncurkan pada tahun 1999.[1]

250px-Terra_spacecraft_model.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terra spacecraft model.
250px-Animation_of_TERRA_trajectory_around_Earth.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Animasi lintasan TERRA mengelilingi Bumi pada orbit polar dan orbit rendah Bumi

Nama Terra datang dari bahasa Latin yang berarti bumi. Satelit ini diluncurkan dari Vandenberg Air Force Base pada 18 Desember 1999, diterbangkan dengan roket Atlas IIAS dan mulai mengumpulkan data pada 24 Februari 2000.

Terra membawa muatan yang terdiri dari lima sensor jarak jauh yang didesain untuk memantau keadaan lingkungan bumi dan perubahan-perubahan yang terjadi pada iklim.

Instrumen yang dibawa itu diantaranya:

  • ASTER (Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer)
  • CERES (Clouds and the Earth's Radiant Energy System)
  • MISR (Multi-angle Imaging SpectroRadiometer)
  • MODIS (Moderate-resolution Imaging Spectroradiometer)
  • MOPITT (Measurements of Pollution in the Troposphere)

Referensi

  1. "NASA: TERRA (EOS AM-1)". nasa.gov. Diakses tanggal 2011-01-07.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan