Minggu, 01 November 2026
10:16 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Terier Tibet

Terier Tibet

Bagikan:
Terier Tibet
250px-DHOKI_APSO.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lain Tsang Apso
Negara asal Tibet
Ciri-ciri
Klasifikasi & standar
FCI Grup 9 Seksi 5 #209 standar
AKC Non-Sporting Group standar
ANKC Group 7 (Non Sporting) standar
CKC Group 6 (Non-Sporting Group) standar
KC (UK) Utility standar
NZKC Non-Sporting standar
UKC Companion Breeds standar

Terier Tibet atau Dhoki Apso adalah sejenis anjing berbulu panjang dan berukuran sedang yang berasal dari Tibet.[1] Dulunya, anjing ini digunakan sebagai anjing gembala, penjaga, dan pendamping manusia di Pegunungan Tibet.[1] Pada tahun 1926, anjing ini baru mulai dikenal di negara-negara Barat.[1] Ciri-ciri fisik dari ras anjing ini adalah tubuh berotot yang tersembunyi di balik bulu yang panjang dan tebal, bentuk kaki yang unik, serta pertumbuhan bulu menutupi dahi dan mata.[2] Kaki Tibetan Terrier disebut unik karena bentuknya rata, bulat, rata, serta telapak kaki yang tebal dan kuat.[2] Di dalam dunia medis, Tibetan Terrier telah digunakan sebagai hewan model yang cocok untuk mempelajari nukleolin (protein yang membentuk ribosom untuk proses pembentukan DNA manusia) manusia, beserta penyakit-penyakit yang berkaitan dengan nukleolin.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Amanda O'Neill (2006). What Dog?. Interpet Publishing. ISBN 978-1-84286-117-2.Page.88-89
  2. 1 2 (Inggris) Rachael Hale (2008). Dogs: 101 Adorable Breeds. Andrews McMeel Publishing. ISBN 978-0-7407-7342-6.Page.146
  3. ↑ (Inggris) Krystyna E. Wiśniewski, Nanbert Zhong (2001). Batten disease: diagnosis, treatment, and research. Academic Press. ISBN 978-0-12-017645-8.Page.193-194


Ikon rintisan

Artikel bertopik anjing ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan