Selasa, 27 Oktober 2026
12:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Tenun Ikat Troso, Jepara

Tenun Ikat Troso, Jepara

Bagikan:
250px-Kain_Troso_%28Tenun_Khas_yang_Pas_untuk_Koleksi%29_-_Ilustrasi_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh kain Tenun Troso dari Jepara
  • Alat tenun bukan mesin (ATBM) Troso.
    Alat tenun bukan mesin (ATBM) Troso.
  • Proses menenun menggunakan ATBM.
    Proses menenun menggunakan ATBM.


Tenun ikat Troso merupakan salah satu sentra industri tenun terbesar di Kabupaten Jepara.[1] Kerajinan ini dikenal sebagai salah satu identitas budaya tekstil dari Kabupaten Jepara.

Tenun ikat Troso adalah kerajinan tenun tradisional yang berasal dari Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Indonesia.[2] Kain ini ditenun menggunakan teknik tenun ikat dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) dan dikenal sebagai salah satu produk kerajinan tekstil khas Jepara yang berkembang sebagai industri rumah tangga masyarakat setempat. Di antara daerah penghasil kerajinan tenun di Indonesia, kain ikat dari pusat tenun Troso Jepara tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia.

Motif Tenun Troso mencakup berbagai pola tradisional seperti motif cemara, lompong, serta motif geometris dan flora.[3] Dalam perkembangannya, perajin juga mengembangkan variasi motif baru yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar modern. selain motif geometris dan flora, beberapa perajin juga mengembangkan motif kombinasi yang menyesuaikan kebutuhan pasar modern, termasuk desain untuk busana dan dekorasi interior.

Sebagai salah satu warisan budaya, tenun Troso Jepara tetap dijaga eksistensinya. Sejak awal abad ke-20, tenun Troso terus dipertahankan dari generasi ke generasi.[4]

Referensi

  1. ↑ https://bob.kemenparekraf.go.id/370095-sentra-tenun-troso-jepara/
  2. ↑ https://indonesia.travel/id/id/travel-ideas/category-culture/tenun-troso
  3. ↑ https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/ornamen/article/view/1623
  4. ↑ https://tenun.id/tenun-jepara-warisan-budaya-dari-desa-troso/
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan