Selasa, 03 November 2026
17:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Tenggiling tiongkok

Tenggiling tiongkok

Bagikan:
Tenggiling tiongkok
250px-Manis_pentadactyla_%2829054818144%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
CITES Apendiks I (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Pholidota
Famili: Manidae
Genus: Manis
Subgenus: Manis
Spesies:
M. pentadactyla
Nama binomial
Manis pentadactyla
Subspesies[4]

Lihat teks

250px-Chinese_Pangolin_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies

Tenggiling tiongkok (Manis pentadactyla) adalah spesies tenggiling yang berasal dari anak benua India bagian utara, wilayah utara Asia Tenggara, dan Tiongkok selatan. Spesies ini telah terdaftar sebagai spesies terancam kritis dalam Daftar Merah IUCN sejak 2014, karena populasinya di alam liar diperkirakan telah menurun lebih dari 80% dalam tiga generasi tenggiling, atau yang setara dengan 21 tahun. Spesies ini terancam oleh perburuan liar untuk perdagangan satwa liar ilegal.

Subspesies

Referensi

  1. ↑ Challender, D.; Wu, S.; Kaspal, P.; Khatiwada, A.; Ghose, A.; Ching-Min Su, N. & Laxmi Suwal, T. (2020) [errata version of 2019 assessment]. "Manis pentadactyla". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T12764A168392151. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T12764A168392151.en. Diakses tanggal 17 Januari 2022.{{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ "Appendices I, II and III". Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna. 14 Oktober 2010. Diakses tanggal 20 Desember 2019.
  3. ↑ Linnæus, C. (1758). "Manis pentadactyla". Caroli Linnæi Systema naturæ per regna tria naturæ, secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis. Tomus I (Edisi Decima, reformata). Holmiae: Laurentius Salvius. hlm. 36.
  4. ↑ Templat:MSW3 Pholidota
  5. 1 2 3 Heath, Martha E. (1992). "Manis pentadactyla". Mammalian Species (414): 1–6. doi:10.2307/3504143. JSTOR 3504143.
  6. 1 2 3 Zhang, Fuhua; Wu, Shibao; Cen, Peng (1 Januari 2022). "The past, present and future of the pangolin in Mainland China". Global Ecology and Conservation (dalam bahasa Inggris). 33: e01995. Bibcode:2022GEcoC..3301995Z. doi:10.1016/j.gecco.2021.e01995. ISSN 2351-9894. S2CID 245731455.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan