Minggu, 27 September 2026
12:55 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Telur kosmik

Telur kosmik

250px-Orphic-egg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Telur Orfik (1774) karya Jacob Bryant

Telur dunia, telur kosmik atau telur duniawi adalah sebuah motif mitologi yang ditemukan dalam kosmogoni dari berbagai budaya, yang diturunkan dari budaya proto-Indo-Eropa [1] dan budaya dan peradaban lain. Biasanya, telur dunia adalah permulaan dari banyak kejadian, dan alam semesta atau beberapa primordial timbul saat "menetas" dari telur tersebut, terkadang pada perairan primordial Bumi.[2][3]

Catatan

  1. ↑ Leeming, David Adams (2010). Creation Myths of the World: An Encyclopedia, Book 1. ABC-CLIO. hlm. 144.
  2. ↑ Anna‐Britta Hellborn, "The creation egg", Ethnos: Journal of Anthropology, 1, 1963, pp. 63-105.
  3. ↑ "Brewer, E. Cobham. Dictionary of Phrase & Fable. Mundane Egg (The)". Bartleby.com. Diakses tanggal 2011-02-01.

Referensi

  • Eino Friberg, trans., The Kalevala: Epic of the Finnish People. Otava Publishing Company, Ltd., 4th ed., p. 44. (1998) ISBN951-1-10137-4
  • Elias Lönnrot, Kalevala. (1849)
  • Dunand, Françoise, and Christiane Zivie-Coche. 2004. Gods and Men in Egypt: 3000 BCE to 395 CE. Ithaca: Cornell University Press.
  • Van Dijk, Jacobus: “Myth and Mythmaking in Ancient Egypt”, in: Jack M. Sasson, (ed.), Civilizations of the Ancient Near East. New York: Hendrickson, 1995. Volume III, pp. 1697

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan