Selasa, 27 Oktober 2026
10:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Telur kosmik

Telur kosmik

Bagikan:
250px-Orphic-egg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Telur Orfik (1774) karya Jacob Bryant

Telur dunia, telur kosmik atau telur duniawi adalah sebuah motif mitologi yang ditemukan dalam kosmogoni dari berbagai budaya, yang diturunkan dari budaya proto-Indo-Eropa [1] dan budaya dan peradaban lain. Biasanya, telur dunia adalah permulaan dari banyak kejadian, dan alam semesta atau beberapa primordial timbul saat "menetas" dari telur tersebut, terkadang pada perairan primordial Bumi.[2][3]

Catatan

  1. ↑ Leeming, David Adams (2010). Creation Myths of the World: An Encyclopedia, Book 1. ABC-CLIO. hlm. 144.
  2. ↑ Anna‐Britta Hellborn, "The creation egg", Ethnos: Journal of Anthropology, 1, 1963, pp. 63-105.
  3. ↑ "Brewer, E. Cobham. Dictionary of Phrase & Fable. Mundane Egg (The)". Bartleby.com. Diakses tanggal 2011-02-01.

Referensi

  • Eino Friberg, trans., The Kalevala: Epic of the Finnish People. Otava Publishing Company, Ltd., 4th ed., p. 44. (1998) ISBN951-1-10137-4
  • Elias Lönnrot, Kalevala. (1849)
  • Dunand, Françoise, and Christiane Zivie-Coche. 2004. Gods and Men in Egypt: 3000 BCE to 395 CE. Ithaca: Cornell University Press.
  • Van Dijk, Jacobus: “Myth and Mythmaking in Ancient Egypt”, in: Jack M. Sasson, (ed.), Civilizations of the Ancient Near East. New York: Hendrickson, 1995. Volume III, pp. 1697

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan