Senin, 26 Oktober 2026
16:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Teater Swedia

Teater Swedia

salah satu teater di Finlandia

Bagikan:
Untuk bekas teater di Stockholm, lihat Teater Swedia (Stockholm).
Teater Swedia (Helsinki)
Svenska Teatern
330px-Svenska_Teatern.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,12,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Teater_Swedia&revid=28460098&groups=_ef62a2a6175ea5b855798fe3906cb0aca8bb7d15&parser=parsoid
Peta interaktif area Teater Swedia (Helsinki)
Nama sebelumnyaNya Teatern
Informasi umum
JenisTeater
LokasiKaartinkaupunki, Helsinki, Finlandia
AlamatPohjoisesplanadi 2, 00130 Helsinki
Koordinat60°10′02″N 024°56′36″E / 60.16722°N 24.94333°E / 60.16722; 24.94333
Selesai dibangun1860/1866/1935
Desain dan konstruksi
ArsitekG.T. von Chiewitz (1860)
Nikolaj Benois (1866)
Eero Saarinen, Jarl Eklund (1935)

Teater Swedia (bahasa Swedia:Svenska Teatern) adalah sebuah teater berbahasa Swedia di Helsinki, Finlandia, dan terletak di lapangan Erottaja (bahasa Swedia:Skillnaden), ujung Esplanadi (bahasa Swedia:Esplanaden). Teater tersebut adalah panggung nasional pertama di Finlandia.

Sejarah

Teater pertama di Helsinki diselesaikan pada 1827. Bangunan kayu yang dirancang oleh arsitek Carl Ludvig Engel tersebut berada di persimpangan Mikaelsgatan dan Esplanaden. Pada masa teater tersebut dibuka, teater tersebut tak memiliki aktor permanen dan beberapa aktor yang tampil dalam teater tersebut pada masa itu sedang dalam perjalanan menuju Saint Petersburg.

Teater yang dirancang oleh Engel tersebut kemudian menjadi terlalu kecil karena makin banyak warga Helsinki yang berminat pada teater tersebut. Bangunan teater baru dibuka pada 28 November 1860. Bangunan baru tersebut, yang dirancang oleh Georg Theodor von Chiewitz, dibangun di Skillnaden, di tempat yang sama dengan Svenska Teatern saat ini. Drama pertama yang ditampilkan di teater baru tersebut adalah Princessan av Cypern karya Zacharias Topelius dan Fredrik Pacius. Aktor-aktor pertama dari teater tersebut adalah grup dari Pierre Deland. Grup tersebut tampil di teater tersebut pada 1860–1861. Bahasa yang dipakai awalnya adalah Inggris, tetapi bahasa Finlandia kemudian dipakai di panggung oleh aktris Swedia Hedvig Raa-Winterhjelm.

Hanya tiga tahun setelah teater baru dibangun, gedung tersebut terbakar pada 1863. Bangunan tersebut kemudian dibangun ulang, dengan gaya Neoklasik, dan teater tersebut dibuka kali pada 1866. Kali ini, arsiteknya adalah Nicholas Benois asal Rusia. Teater tersebut diberi nama Nya Teatern (Teater Baru) sampai tahun 1887, saat sebuah teater Finlandia dibuka di Helsinki. Sejak 1887, nama teater tersebut diubah menjadi Svenska Teatern.

BangunanSvenska Teatern direnovasi pada 1935 oleh arsitek Eero Saarinen dan Jarl Eklund. Bagian depan bangunan yang kaya akan dekorasi tersebut diganti dengan nuansa baru yang mewakili fungsionalisme.

Pada permulaan abad ke-20, para direktur dari teater tersebut utamanya adalah orang Swedia dan beberapa aktor datang dari Swedia. Pada 1915, teater tersebut diangkat menjadi panggung nasional untuk teater Finlandia-Swedia. Pada 1908, sebuah sekolah teater baru didirikan oleh teater tersebut.

Beberapa karya musik insidental karya Jean Sibelius tampil perdana di teater tersebut, termasuk versi awal Finlandia pada November 1899.[1]

Referensi

  1. ↑ "Finlandia, www.sibelius.fi". Helsingin Suomalainen Klubi. Diakses tanggal 2016-11-24.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan