Minggu, 04 Oktober 2026
20:33 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Taulanti

Bagikan:

Taulanti atau Taulantia[1] (bahasa Yunani: Ταυλάντιοι) adalah nama sekumpulan suku-suku Iliria.[2]

Menurut mitologi Yunani, salah satu dari enam anak laki-laki Ilirius yang bernama Taulas (Tαύλας) merupakan nenek moyang suku Taulanti.[3] Suku-suku ini tinggal di wilayah pesisir Iliria (kini Albania), di dekat[4] kota Epidamnos (kini Durrës). Suku ini berperan penting dalam sejarah Iliria pada abad ke-4 hingga ke-3 SM, ketika Glaukias (335 SM - 302 SM) memimpin suku ini sebagai raja.

Nama Taulanti tampaknya terkait dengan kata dalam bahasa Albania, tallandushe, dallëndyshe, yang berarti "menelan" dalam bahasa Indonesia.[5]

Referensi

  1. ↑ James R. Ashley, The Macedonian Empire, McFarland, 2004, hlm. 172.
  2. ↑ Hammond, N. G. L. (1994). "Illyrians and North-west Greeks". The Cambridge Ancient History Volume 6: The Fourth Century BC. Cambridge University Press: 423.
  3. ↑ Appian, The Foreign Wars, III, 1.2
  4. ↑ Thucydides, The Peloponnesian War, 1.24.1, "The city of Epidamnus stands on the right of the entrance of the Ionic gulf. Its vicinity is inhabited by the Taulantians, an Illyrian people. The place is a colony from Corcyra, founded by Phalius, son of Eratocleides, of the family of the Heraclids, who had according to ancient usage been summoned for the purpose from Corinth, the mother country..."
  5. ↑ Wilkes, John (1992). The Illyrians. Wiley. hlm. 244. ISBN 9780631146711. "Names of individuals peoples may have been formed in a similar fashion, Taulantii from ‘swallow’ (cf. the Albanian tallandushe) or Erchelei the ‘eel-men’ and Chelidoni the ‘snail-men’."


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan