Jumat, 23 Oktober 2026
13:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung
Tarsius siau

Tarsius siau

Bagikan:
Tarsius tumpara
250px-Siau_Island_Tarsier_-_Tarsius_tumpara_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
T. tumpara
Nama binomial
Tarsius tumpara
Artikel takson sembarang

Tarsius tumpara, tarsius siau, atau tumpara (Tarsius tumpara) adalah primata nokturnal dalam famili Tarsiidae. Primata ini endemik di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Nama tumpara merupakan nama yang digunakan masyarakat di Pulau Siau untuk primata ini.

Konservasi

Tarsius tumpara disebut sebagai satu di antara 25 spesies primata paling terancam punah oleh kelompok khusus primata dalam Komisi Penyelamatan Spesies IUCN. Ancaman utama untuk primata ini adalah persebarannya yang hanya terbatas pada satu pulau kecil vulkanik yaitu Pulau Siau, populasi manusia yang terus bertambah, dan juga perburuan.[2]

Referensi

  1. ↑ Shekelle, M. & Salim, A. (2013). "Tarsius tumpara". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2015-4. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 18 Januari 2016. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |last-author-amp= and |authors=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. ↑ Shekelle, M.; Groves, C.; Merker, S.; Supriatna, J. (2008). "Tarsius tumpara: A new tarsier species from Siau Island, North Sulawesi" (PDF). Primate Conservation. 23: 55–64. doi:10.1896/052.023.0106.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan