Selasa, 27 Oktober 2026
04:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Tari Quadrille

Tari Quadrille

Tarian populer yang berasal dari Perancis dan Inggris pada abad ke-18 dan ke-19

Bagikan:
250px-Quadrille-Ete-Lebas-ca1820.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tarian Quadrille

Quadrille adalah tarian populer yang berasal dari Prancis dan Inggris pada abad ke-18 dan ke-19.[1] Tarian ini menyoroti keanggunan dan perilaku kaum elite.[1] Terdapat dua jenis tarian Quadrille, yaitu Long Way Set Formation (campstyle) dan Square Quadrille (ballroom).[1] Campstyle terutama dilakukan di daerah pedesaan. Dalam tarian ini, empat pasangan berdiri dalam dua baris dan saling berhadapan, semuanya bergerak pada waktu yang sama.[1] Sementara itu, ballroom sebagian besar dilakukan di kota tempat para kaum elite tinggal. Dalam tarian ini mereka mencoba untuk menciptakan suasana yang elegan.[1]

Quadrille merupakan tarian yang terkenal setelah terjadi emansipasi.[1] Tarian ini biasanya dilakukan pada pesta teh, perayaan keluarga, perayaan hari tinju, perayaan tahun baru dan acara pernikahan.[1] Tarian Quadrille akan diiringi oleh musik Mento yang dimainkan dengan berbagai lagu tradisional Eropa.[1] Alat musik yang digunakan adalah biola, seruling, pikolo, trombon, klarinet, trompet, banjo, gitar, gendang, drum, garputala atau double bass.[1] Popularitas tarian ini menurun setelah muncul musik Amerika dan kalipso pada tahun 1950-an.[1] Saat ini, Quadrille terutama dilakukan pada perayaan festival tahunan.[1]

Sejarah

Quadrille berkembang di Prancis selama abad ke-18 sebagai tarian yang ditujukan kepada Napoleon.[2] Lalu, tarian ini dibawa ke Inggris dan diperkenalkan pada kolonial Karibia pada awal abad ke-19 sebagai hiburan di acara sosial untuk pekebun.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Jamaica's Heritage in Dance and Music". Diakses tanggal 22 Juni 2014.
  2. 1 2 "History of the Quadrille Dance" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-11-13. Diakses tanggal 22 Juni 2014.{{cite web}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 25
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan