Jumat, 30 Oktober 2026
02:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Tari Oleg

Tari Oleg

salah satu tarian di Indonesia

Bagikan:
500px-17_Years_of_Sekar_Jepun_2014-11-01_32.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kelompok Tari Bali Universitas Sanata Dharma "Sekar Jepun" mempertunjukkan Tari Oleg

Oleg (juga Oleg Tamulilingan atau Oleg Tambulilingan), sering dikenal sebagai "tarian lebah", adalah suatu bentuk tari di Bali, Indonesia. Tari ini merupakan tari cinta.

Peragaan

Tari Oleg diperagakan oleh seorang penari laki-laki dan perempuan. Hal ini dimaksudkan agar bisa menggugah suasana sebuah taman, di mana lebah berdengung, mengumpulkan nektar dari bunga-bunga yang menunggunya. Para penari mewakili lebah jantan dan betina, di mana sang jantan yang obsesif genit mengejar betina dari bunga yang satu ke bunga yang lain. Meskipun lebah betina pada awalnya tampil menggoda, dia akhirnya menerima rayuan sang jantan.[1][2] Gerakan penari perempuan dianggap lebih kompleks daripada penari laki-laki.[2]

Referensi

  1. ↑ Suardana 2012, hlm. 72.
  2. 1 2 Reader & Ridout 2011, hlm. 525.

Kutipan karya

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan