Kamis, 01 Oktober 2026
11:09 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Taoudenni

kota di Mali

Bagikan:
Place in Region Tombouctou, Mali * AzawadTemplat:SHORTDESC:Place in Region Tombouctou, Mali * Azawad
Taoudenni
Negara Mali
RegionRegion Tombouctou
Zona waktuUTC+0 (GMT)

Taoudenni (juga disebut Taoudeni, Taoudénit, Taudeni) adalah pusat penambangan garam terpencil yang terletak di wilayah gurun Mali utara, sekitar 664 km dari kota Timbuktu. Garam digali dengan tangan dari perut danau garam kuno, yang kemudian dibelah dan diangkut dengan truk atau unta ke Timbuktu. Karaval unta (azalai) dari Taoudenni merupakan salah satu yang masih beroperasi di Sahara. Pada akhir tahun 1960-an, pada masa kekuasaan Moussa Traoré, sebuah penjara dibangun di tempat ini dan tahanan dipaksa bekerja di tambang. Penjara tersebut ditutup pada tahun 1988.

Bacaan lanjut

  • Cauvin, Charles; Cortier, Édouard; Laperrine, Henri (1999), La pénétration saharienne: 1906, le rendez-vous de Taodéni (dalam bahasa French), Harmattan, ISBN 2-7384-7927-8{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link). Pages 37–66 are a reprint of the 1906 article by Cortier.
  • Despois, Jean (1962), "Les salines de Taoudenni", Annales de Géographie (dalam bahasa French), 71 (384): 220{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link). A one page summary of Clauzel (1960).
  • McDougall, E. Ann (1990), "Salts of the Western Sahara: Myths, Mysteries, and Historical Significance", International Journal of African Historical Studies, 23 (2): 231–257, JSTOR 219336. Link requires subscription to Jstor.
  • Sangaré, Samba Gaïné (2001), Dix ans au bagne-mouroir de Taoudénit, Bamako: Librairie Traoré, OCLC 63274000.
  • Skolle, John (1956), The road to Timbuctoo, London: Gollancz, OCLC 640720603.
  • Trench, Richard (1978), Forbidden Sands: A Search in the Sahara, London: J. Murray, ISBN 0-89733-027-7.
Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan