Minggu, 01 November 2026
12:26 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Mamadou Tandja

Mamadou Tandja

Bagikan:
Mamadou Tandja
Tandja_in_Nigeria_June_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Presiden Niger
Masa jabatan
22 Desember 1999 –18 Februari 2010
PendahuluDaouda Malam Wanké
PenggantiSalou Djibo (Presiden Dewan Tertinggi untuk Pemulihan Demokrasi)
Informasi pribadi
Lahir1938 (1938)
Meninggal24 November 2020 (umur 82)[1]
Niamey, Niger
Partai politikGerakan Nasional Pengembangan Masyarakat
Suami/istriLaraba Tandja

Letnan Kolonel (Purn) Mamadou Tandja (1938 – 24 November 2020) adalah politikus dan Presiden Niger dari tahun 1999 hingga 2010. Dia adalah Presiden dari Gerakan Nasional Pengembangan Masyarakat (MNSD) 1991-1999 dan gagal maju sebagai calon presiden dari MNSD pada tahun 1993 dan 1996 sebelum terpilih untuk masa jabatan pertamanya pada tahun 1999. Ketika menjabat sebagai Presiden Niger, ia juga Ketua Masyarakat Ekonomi Negara Afrika Barat 2005-2007.

Tandja adalah keturunan campuran Fula dan Kanuri.[2] Dia adalah Presiden pertama Niger yang tidak beretnis Hausa atau Djerma.[3]

Setelah krisis konstitusi tahun 2009, yang disebabkan oleh upaya Tandja untuk memperpanjang masa jabatannya yang dijadwalkan akan segera berakhir, ia digulingkan oleh militer dalam kudeta pada bulan Februari 2010.

Referensi

  1. ↑ Niger: décès de l'ancien président Mamadou Tandja Diarsipkan 2020-11-26 di Wayback Machine (dalam bahasa Prancis)
  2. ↑ Decalo, Samuel (1997). Historical Dictionary of the Niger (3rd ed.). Boston & Folkestone: Scarecrow Press. ISBN 0-8108-3136-8.: pp.299-300 
  3. ↑ Country Reports on Human Rights Practices — 2003: Niger, U.S. State Department Bureau of Democracy, Human Rights, and Labor, February 25, 2004.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Daouda Malam Wanké
Presiden Niger
1999–2010
Diteruskan oleh:
Salou Djibo
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
John Kufuor
Ketua Masyarakat Ekonomi Negara Afrika Barat
2005–2007
Diteruskan oleh:
Blaise Compaoré


Ikon rintisan

Artikel bertopik politikus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan