Senin, 28 September 2026
18:54 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Tambô

Tambô

Untuk tambo dalam kebudayaan Minangkabau, lihat Tambo Minangkabau dan Tombo Lubuk Jambi.

Tambo adalah alat musik tradisional Aceh.[1][2] Tambo terbuat dari batang iboh, kulit sapi, dan rotan sebagai alat peregang kulit. Bentuknya sejenis tambur dan dimainkan dengan cara dipukul.[3] Pada zaman duhulu, tambo berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menandakan datangya waktu salat dan untuk mengumpulkan warga ke meunasah guna membicarakan masalah-masalah yang ada dalam suatu kampung.[4][5] Saat ini, tambo sudah jarang digunakan karena adanya teknologi modern berupa mikrofon.[1][6]

120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Referensi

  1. 1 2 "Alat Musik Tradisional di Aceh". acehprov.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-03-12.
  2. ↑ "Tambo - Wadaya". wadaya.rey1024.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-03-12.
  3. ↑ Sugiarto, R. Toto (2016-01-01). Ensiklopedi Seni Dan Budaya 2: Alat Musik Tradisional. Media Makalangan. hlm. 11.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Ulhaq, Dhia (2024-12-31). Fadhillah, Teuku Haris (ed.). "Tambo, Alat Musik Tradisional Aceh yang Penuh Makna". RRI. Diakses tanggal 2026-01-17.
  5. ↑ Media, Kompas Cyber (2022-08-27). "10 Alat Musik Tradisional di Aceh, dari Arbab hingga Serune Kalee Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-03-13.
  6. ↑ Ago, Mhdhidayatullahin #history • 6 Years (2018-02-11). "Tambo traditional musical instruments aceh. - tambo alat musik tradisional aceh". Steemit (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-03-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan