Selasa, 03 November 2026
10:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Tali Jagat

Tali Jagat

Bagikan:
Tali Jagat Raya
330px-Tali-jagat-raya.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
500px-Label_Peringatan_Merokok_Saya_Terkena_Kanker_Tenggorokan_2024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenis produkRokok kretek
PemilikBritish American Tobacco
ProdusenPT Bentoel Prima
NegaraIndonesia
Diluncurkan2002;24 tahun lalu (2002)
PasarIndonesia
Pemilik sebelumnyaPBNU / Nahdlatul Ulama (NU)
JargonBersaudara jadi Bisa
Situs webWebsite Resmi

Tali Jagat Raya adalah nama produk rokok kretek yang diluncurkan pada tahun 2002, diproduksi oleh Bentoel Prima, Malang, Jawa Timur.

Sejarah

PBNU atau NU (Nahdlatul Ulama) mendirikan sebuah pabrik rokok bernama PT Bintang Bola Dunia, dan menghadirkan produk rokok kretek bernama Tali Jagat yang diluncurkan pada 15 Desember 2002, dibawah kepemimpinannya KH. Hasyim Muzadi, yang memiliki logo bola dunia dan bintang 9 pada bungkusnya.[1] Pendirian pabrik rokok ini dimaksudkan untuk memberdayakan umat, khususnya warga nahdliyyin yang kesehariannya bersinggungan dengan rantai produksi rokok, dari hulu ke hilir. Rokok Tali Jagat adalah rokok tembakau lokal, yang dibalut daun jagat, daun tembakau yang diproses dengan cara tradisional. Rokok ini tidak hanya terkenal dengan rasa khasnya, tetapi juga dengan filosofi yang terkandung dalam proses pembuatannya.[2]

Namun, di tahun 2007, karena permasalahan modal, PBNU menjual perusahaannya kepada salah satu anak perusahaan dari Bentoel, yakni PR Jagat Raya Persada.[3]

Tali Jagat memiliki beberapa produk yakni versi kretek tangan (menggunakan kata Raya') dan kretek filter. Disamping itu, Bentoel menghadirkan merek sejenis dari Tali Jagat yakni, Bintang Buana. Sama dengan merek sebelumnya, memiliki beberapa produk yakni versi kretek tangan (menggunakan kata Raya') dan kretek filter. Namun ditahun 2015, merek Bintang Buana telah ditarik dari peredaran dan termasuk Tali Jagat Filter.

Hingga saat ini, produk Tali Jagat Raya masih dihadirkan, karena dikategorikan oleh Bentoel sebagai produk unggulan disegmen Sigaret kretek Tangan mereka, selain Bentoel SJT.

Produk

Produk saat ini

Kemasan Tar Nikotin Isi
Tali Jagat Raya 43 MG 2.7 MG 12's

Produk pendahulu

Kemasan Tar Nikotin Isi
Bintang Buana Raya 43 MG 2.3 MG 12's
Tali Jagat Filter 25 MG 1.7 MG 12's
Bintang Buana Filter 25 MG 1.7 MG 12's

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan