Rabu, 04 November 2026
11:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Takahashi Yuichi

Takahashi Yuichi

Bagikan:
Takahashi Yuichi
250px-Takahashi_Yuichi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Takahashi Yuichi
Lahir(1826-03-20)20 Maret 1826
Edo Jepang
Meninggal6 Juli 1894(1894-07-06) (umur 68)
Tokyo, Jepang
Dikenal karenaPainter,
GerakanYōga
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Takahashi.

Takahashi Yuichi (高橋 由一, 20 Maret 1828 – 6 Juli 1894 ) adalah seorang pelukis Jepang, terkenal karena karya pionirnya dalam mengembangkan gerakan seni Yōga (gaya Barat) pada akhir abad ke-19.

Karya

  • Beauty (美人, bijin), 1872, Tokyo University of the Arts, National Important Cultural Property
  • Salmon (鮭, sake), 1877, Tokyo University of the Arts, National Important Cultural Property

Referensi

  • Keene, Donald. Dawn to the West. Columbia University Press; (1998). ISBN0-231-11435-4
  • Mason, Penelope. History of Japanese Art . Prentice Hall (2005). ISBN0-13-117602-1
  • Miyoshi, Masao. Postmodernism and Japan. Duke University Press (1986) ISBN0-8223-0896-7
  • Sadao, Tsuneko. Discovering the Arts of Japan: A Historical Overview. Kodansha International (2003). ISBN4-7700-2939-X
  • Schaarschmidt Richte. Japanese Modern Art Painting From 1910 . Edition Stemmle. ISBN3-908161-85-1
  • Weisenfeld, Gennifer. MAVO: Japanese Artists and the Avant-Garde, 1905–1931. University of California Press (2001). ISBN0-520-22338-1

Pranala luar

Media terkait Takahashi Yuichi di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan