Selasa, 03 November 2026
20:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Taji ayam

Taji ayam

Senjata

Bagikan:
330px-Taji_ayam.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Taji Ayam

Taji Ayam adalah sebuah senjata yang digunakan untuk hewan ayam sebagai pengganti jalu ayam dalam acara ritual khas Lampung. yang sekilas menyerupai pisau yang terbuat dari campuran logam dan nikel dan berbentuk seperti jalu ayam. Taji ayam ini pun biasanya digunakan pada sebuah permainan tradisional dengan diikatkan pada kaki ayam sebagai senjata untuk ayam itu ketika diadu.[1][2]

Taji Ayam memiliki bagian tajam pada kedua sisinya. Bagian ujung Taji Ayam berbentuk runcing dan membengkok. Taji Ayam tergolong senjata tikam jarak dekat mengingat bentuk dan ukurannya yang kecil, yaitu kurang dari satu jengkal. Taji Ayam biasa ditutup bersamaan dengan sarung taji.[3]

Referensi

  1. ↑ Ciputra, William, ed. (2022-01-17). "6 Senjata Tradisional Khas Sumatera, Ada yang Mirip Taji Ayam". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-06-13.
  2. ↑ Rahmat, M (2010). Mengenal Senjata Tradisional.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Gischa, Serafica, ed. (2021-05-18). "Keunikan Senjata Tradisional Khas Lampung". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-06-13.

Lua error in Modul:Asbox at line 274: bad argument #1 to 'sub' (string expected, got nil).

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan