Selasa, 20 Oktober 2026
07:32 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Kidron

Kidron

sungai di Palestina

Bagikan:
250px-JPF_-_Old_City_From_Mount_Scopus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kota Tua Yerusalem, dipandang dari seberang Lembah Kidron.
250px-KidronValleyFromOldCity.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lembah Kidron dipandang dari Kota Tua Yerusalem.

Kidron (Transliterasi Latin: Cedron, dari bahasa Ibrani:נחל קדרון‎, Naḥal Qidron; "Lembah Qidron"; bahasa Arab:وادي الجوز, Wadi al-Joz) adalah nama lembah dan sungai yang terletak tepat di sebelah timur bagian Kota Tua Yerusalem, memisahkan "Bukit Bait Allah" (Temple Mount) dengan Bukit Zaitun. Membujur terus ke timur melalui padang gurun Yudea, menuju Laut Mati, menurun sedalam 4000 kaki sepanjang 20 mil. Tempat pemukiman Israel, Kedar, terletak di tebing di atas lembah itu, dan namanya berasal dari nama lembahnya. Daerah tempat tinggal Wadi Al-Joz menggunakan nama lembah dalam bahasa Arabnya.[1] Alkitab menyebut lembah Kidron sebagai "Lembah Yosafat" (Emek Yehoshafat). Menurut nubuat akhir zaman (eskatologi) Yahudi, lembah ini adalah tempat kembalinya nabi Elia, diikuti dengan kedatangan Mesias, serta peperangan melawan Gog dan Magog yang kemudian menuju kepada Hari Penghakiman (kiamat).[1]

Catatan Alkitab mengenai lembah Kidron

Alkitab menyebut lembah Kidron ini "Lembah Yosafat" (bahasa Inggris:Valley of Jehoshaphat; (bahasa Ibrani:עמק יהושפט‎), emeq Yehoshafat; artinya "lembah di mana TUHAN (YHWH) akan menghakimi") Di zaman raja-raja Perjanjian Lama, lembah ini diidentifikasi sebagai "Taman Raja" (the King’s Garden); para raja memiliki tanah di daerah ini.[2] Lembah Kidron juga dikenal sebagai "Lembah Raja" dan disinilah Absalom putra Daud mendirikan tugu monumen untuk mengenangnya. Diduga tempat yang disebut dengan "Lembah Raja" ini adalah di sekitar En-rogel, yang merupakan ujung lebih bawah dari Lembah Kidron.[3]

Tidak semua pakar setuju dengan pandangan tradisional bahwa Lembah Kidron ini sama dengan Lembah Yosafat. Komentator Alkitab Adam Clarke berpendapat bahwa "Lembah Penghakiman" itu adalah suatu tempat simbolik.[4] Catatan tertua yang menghubungkan Lembah Kidron dengan Lembah Yosafat adalah dari abad ke-4 M.[5]

Sebuah bagian Alkitab menyebutkan bahwa Allah akan mengumpulkan semua bangsa di "Lembah Yosafat" (Yoel 3:2, Yoel 3:12). Beberapa pakar meyakini bahwa Lembah Yosafat (“Yahweh akan menghakimi” ) merujuk kepada bagian lembah yang terletak di antara Yerusalem dan Bukit Zaitun di sebelah timurnya. Diyakini di lembah ini raja Yosafat mengalahkan musuh-musuhnya ({{Alkitab|2 Tawarikh 20:26). Identifikasi dengan Lembah Kidron dianggap dimulai dari abad ke-4, dan tidak cukup catatan untuk menghubungkannya dengan tempat ini sebelum zaman Kekristenan.

"Tugu peringatan Absalom" (Monument of Absalom) dinamakan sesuai tradisi Yahudi dari Kitab 2 Samuel pasal 18;18:

Sewaktu hidupnya Absalom telah mendirikan bagi dirinya sendiri tugu yang sekarang ada di Lembah Raja, sebab katanya: "Aku tidak ada anak laki-laki untuk melanjutkan ingatan kepada namaku." Dan ia telah menamai tugu itu menurut namanya sendiri; sebab itu sampai hari ini tugu itu dinamai orang: tugu peringatan Absalom.[6]
250px-Alleys_of_Jehoshaphat_and_Jerusalem._Loculi_in_Absalom%27s_pillar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Loculi dalam pilar Absalom.

Referensi

  1. 1 2 Goffart, Walter. After Rome’s Fall. Toronto: University of Toronto Press, 1998.
  2. ↑ Adler, Marcus Nathan. The Itinerary of Benjamin of Tudela. London: Oxford University Press, 1907.
  3. ↑ Kloner, Amos, and Boaz Zissu. The Necropolis of Jerusalem in the Second Temple Period. Leuven: Peeters, 2007.
  4. ↑ http://www.godrules.net/library/clarke/clarkejoe3.htm
  5. ↑ http://www.studylight.org/enc/isb/view.cgi?number=T5301
  6. ↑ 2 Samuel 18:18

31°47′14″N 35°19′11″E / 31.78722°N 35.31972°E / 31.78722; 35.31972

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan