Kamis, 29 Oktober 2026
11:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Sungai Beas

Sungai Beas

salah satu sungai di dunia

Bagikan:
Sungai Beas
250px-Beas_River_at_Kullu%2C_Himachal_Pradesh.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sungai Beas di Himachal Pradesh
250px-Beas_%28rivi%C3%A8re%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sungai Beas mengalir ke Satluj lalu masuk ke Sungai Indus ()
Lokasi
CountryIndia
StateHimachal Pradesh, Punjab
MunicipalitySungai Indus
Ciri-ciri fisik
Hulu sungaiBeas Kund
 - lokasiHimalayas, Himachal Pradesh
 - koordinat32°21′59″N 77°05′08″E / 32.36639°N 77.08556°E / 32.36639; 77.08556
Muara sungaiSungai Sutlej
 - lokasiPunjab
 - koordinat31°09′16″N 74°58′31″E / 31.15444°N 74.97528°E / 31.15444; 74.97528
Panjang470 km (290 mi)
Debit air 
 - lokasiDataran Mandi
 - rata-rata4.992 m3/s (176.300 cu ft/s)
Daerah Aliran Sungai
Luas DAS20,3 km²

Sungai Beas adalah sebuah sungai di wilayah India bagian utara.[1] Sungai ini berada tinggi di Himalaya yang masuk bagian Himachal Pradesh pusat, India, dan mengalir sepanjang 470 km ke Sungai Sutlej, Punjab, negara bagian India.[2] Panjang totalnya adalah 470 km dan cekungan drainasenya seluas 20,3 km².[3]

Pada 2017 sungai ini menjadi habitat bagi populasi kecil dari Lumba-lumba sungai Asia Selatan yang Terisolasi.[4]

Referensi

  1. ↑ The Panjab, North-West Frontier Province and Kashmir. Sir James McCrone Douie. 1916, p. 25
  2. ↑ "About District". Diarsipkan dari asli tanggal 2 Agustus 2005. Diakses tanggal 17 Mei 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Jain, Sharad K.; Agarwal, Pushpendra K.; Singh, Vijay P. (5 Maret 2007). Hydrology and water resources of India. Springer. hlm. 481. ISBN 978-1-4020-5179-1. Diakses tanggal 15 Mei 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Signs of hope as population of endangered Indus River dolphin jumps in Pakistan". WWF. Diakses tanggal 2017-12-17.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan