Selasa, 27 Oktober 2026
23:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Sungai Balikh

Sungai Balikh

salah satu sungai di dunia

Bagikan:
250px-Bassin_Tigre_Euphrate.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sungai yang menampilkan sungai Balikh di wilayah perbatasan Turki dan Suriah (Garis merah horziontal).

Sungai Balikh adalah sebuah sungai yang terletak di wilayah perbatasan antara Suriah dan Turki. Aliran air di sungai Balikh berasal dari mata air di Ain Al-Arous dan Tell Abyad.

Lokasi

Sungai Balikh terletak di perbatasan antara Anatolia di Turki dan Jarablis di Suriah. Pada dasarnya, sungai Balikh adalah anak sungai dari sungai Efrat di Turki.[1]

Sumber

Sumber air dari sungai Balikh berasal dari mata air yang berada di Ain Al-Arous dan Tell Abyad. Pada tahun 1938, Max Mallowan bersama dengan istrinya melaporkan bahwa sumber mata air ini masih melimpah. Namun pada tahun 1995, terjadi kekeringan pada sumber mata air ini. Penyebab kekeringannya bukan akibat dari aridifikasi iklim, melainkan oleh pengambilan air secara berlebihan untuk irigasi tanaman komersial.[2] Air dari sungai Balikh mengalir ke sungai Efrat dengan jumlah yang sangat sedikit.[1]

Referensi

  1. 1 2 Issa, I. E., dkk. (2014). "Expected Future of Water Resources within Tigris-Euphrates Rivers Basin, Iraq" (PDF). Journal of Water Resource and Protection. 6. Scientific Research: 425. doi:10.4236/jwarp.2014.65042.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. ↑ Wilkinson, Tony J. (1996). "The Archaeological Landscape of The Balikh Valley, Syria," (PDF). 1995-1996 Annual Report: 28.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan