Kamis, 15 Oktober 2026
20:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Eksekusi kilat

Eksekusi kilat

Bagikan:
250px-El_Tres_de_Mayo%2C_by_Francisco_de_Goya%2C_from_Prado_thin_black_margin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
El Tres de Mayo, oleh Francisco de Goya, dari Prado dengan margin hitam tipis

Eksekusi kilat atau pembunuhan kilat adalah sejenis hukuman di mana seorang tersangka kejahatan dituduh dan kemudian dibunuh, biasanya di tempat dan waktu mereka ditemukan, tanpa proses pengadilan yang penuh dan adil. Hal ini dapat menjadi salah satu taktik peperangan, terutama pada perang gerilya atau operasi antigerilya, dan perang saudara atau revolusi. Hukuman ini juga kerap diberlakukan dalam keadaan darurat seperti Darurat militer atau hukum perang dan bencana alam. Secara internasional dan berdasarkan hukum hampir semua negara di dunia, praktik ini adalah melanggar hukum, dan dianggap sebagai pembunuhan. Piagam Internasional untuk Hak-hak Sipil dan Politik Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan:

"Setiap manusia memiliki hak hidup. Hak ini haruslah dilindungi oleh hukum. Tidak ada yang boleh merampas nyawa seorang manusia secara sewenang-wenang."
"Hukuman [mati] hanya dapat dilakukan setelah keluarnya suatu putusan akhir yang dilakukan oleh pengadilan dan hakim yang kompeten" – ICCPR Articles 6.1 and 6.2.

Dalam kasus-kasus tertentu eksekusi kilat dapat diterima, misalnya dalam perang atau keadaan awal pasca-perang, atau keadaan-keadaan tidak stabil di mana sistem pengadilan tidak berjalan, seperti yang disebutkan di atas. Pada hukum militer, eksekusi kilat umumnya dipraktikkan untuk prajurit yang melakukan desersi, terutama pada keadaan perang, atau membocorkan rahasia militer ke pihak musuh. Pada keadaan bencana alam seperti gempa bumi atau banjir, eksekusi kilat terkadang dipraktikkan oleh aparat penegak hukum untuk menghukum pelaku-pelaku penjarahan dan perampokan.

Pada keadaan perang atau revolusi, eksekusi kilat biasanya dipraktikkan kepada siapa saja yang dianggap musuh atau kolaborator atau mata-mata musuh, tak peduli siapa orangnya. Bahkan dalam kasus ekstrem, pemimpin suatu negara dapat dihukum mati secara kilat dalam suatu revolusi, seperti yang terjadi pada pemimpin Rumania pada era komunis, Nicolae Ceausescu, yang digulingkan oleh revolusi rakyat pada tahun 1989 kemudian diadili secara kilat oleh pihak militer dan dieksekusi sesudahnya. Kematian diktator Libya Muammar Ghaddafi di tangan pemberontak Libya pada Perang Saudara Libya 2011 juga digambarkan oleh banyak pihak sebagai eksekusi kilat.

Hukuman ini biasanya dilakukan di luar ruangan ; bila tersangka dibawa ke dalam suatu ruangan, ia biasanya diadili secara kilat. Beberapa metode adalah penembakan, hukum gantung, penusukan, pemenggalan (terutama pada Abad pertengahan) dan rajam.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hukum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan